Investor Asing Jual Saham, IHSG Turun Tipis

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 5,95 poin ke level 5.270 pada pra pembukaan Rabu pekan ini.

oleh Agustina Melani diperbarui 04 Jan 2017, 09:16 WIB
Karyawan melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek, Jakarta, Jumat (25/11). Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada sesi I siang Jumat (25/11) naik 5,3 (0,10 persen) ke level 5.112,9. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan meski terbatas pada perdagangan saham Rabu pekan ini.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Rabu (4/1/2017), IHSG turun 5,95 poin atau 0,11 persen ke level 5.270,01. Kemudian IHSG turun terbatas ke level 5.275,3 pada pukul 09.00 WIB. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,03 persen ke level 883. Sebagian besar indeks saham acuan menguat.

Ada sebanyak 73 saham menghijau sehingga mendorong kenaikan IHSG. Sedangkan 37 saham melemah dan 70 saham diam di tempat.

Pada Rabu pagi ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.281,46 dan terendah 5.268,40. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 6.190 kali dengan volume perdagangan 312 juta saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 116 miliar.

Secara sektoral, sebagian sektor saham menguat kecuali sektor saham tambang turun 0,50 persen, sektor saham aneka industri merosot 0,51 persen dan sektor saham infrastruktur turun 0,22 persen. Sektor saham barang konsumsi naik 0,50 persen, sektor saham perkebunan mendaki 0,31 persen, dan sektor saham manufaktur menanjak 0,27 persen.

Investor asing mencatatkan aksi jual sekitar Rp 2,55 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat di kisaran Rp 13.467.

Saham-saham yang menguat antara lain saham MKNT naik 20 persen ke level Rp 600 per saham, saham BULL mendaki 8,06 persen ke level Rp 133 per saham, dan saham WIIM menanjak 3,57 persen ke level Rp 464 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tergelincir antara lain saham BJBR turun 2,13 persen ke level Rp 570 per saham, saham ITMG susut 1,59 persen ke level Rp 17.025 per saham, dan saham MCOR merosot 2,01 persen ke level Rp 146 per saham.

Bursa Asia sebagian besar menguat. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,14 persen ke level 22.181,11, indeks saham Korea Selatan Kospi naik 0,02 persen ke level 2.044, indeks saham Jepang Nikkei menguat 2,12 persen ke level 19.520, indeks saham Shanghai turun 0,01 persen ke level 3.135. Selain itu, indeks saham Singapura mendaki 0,73 persen ke level 2.920, dan indeks saham Taiwan menanjak 0,21 persen ke level 9.293.

Analis PT Mandiri Sekuritas Hadiyansyah menuturkan IHSG berada dalam kondisi jenuh beli. IHSG akan bergerak di kisaran 5.200-5.330 pada Rabu pekan ini.

Dalam laporan DBS Indonesia, IHSG ditutup melemah 0,39 persen ke level 5.275,97. Sembilan sektor saham IHSG melemah dengan sektor perkebunan pimpin penurunan, disusul sektor saham aneka industri, dan sektor perdagangan.

Di pasar obligasi, imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun naik ke level 7,95. Sedangkan rupiah melemah ke level 13.480 per dolar AS.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya