Api di Pabrik Swallow Belum Padam

Enam hari pascakebakaran, petugas pemadam masih menyiram pabrik Swallow di Kalideres, Jakarta Barat. Reruntuhan pabrik sandal jepit ini masih mengeluarkan kepulan asap dan bara api.

oleh Liputan6Diterbitkan 17 Maret 2010, 13:02 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Enam hari pascakebakaran, petugas pemadam masih menyiram di pabrik sandal Swallow di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (17/3). Asap, bara api, dan puing-puing sisa lahapan si jago merah masih terlihat. Bahkan, boleh jadi masih ada korban di antara tumpukan atau reruntuhan pabrik tersebut. Mulut warga pun tak berhenti membicarakan kebakaran hebat yang menghanguskan karyawan dan mata pencarian penduduk sekitar.

Beberapa karyawan selamat menuturkan, kebakaran terjadi begitu cepat. Dan semuanya lenyap dalam keheningan malam yang gelap. Kini, sejumlah karyawan yang selamat kembali datang hanya untuk mengambil gaji. Para pekerja itu pun tidak tahu kelanjutan nasib mereka kelak. Pasalnya, perusahaan tidak akan mempekerjakan mereka lagi.

Berita sebelumnya menyebutkan, petugas pemadam kebakaran kesulitan menentukan ada tidaknya korban yang masih terjebak di reruntuhan pabrik Swallow. Hal ini disebabkan kurang jelasnya informasi dari manajemen pabrik tentang jumlah karyawan yang diduga masih terjebak.

Yang terang, enam karyawan pabrik lainnya yang menderita luka bakar masih dirawat di Rumah Sakit Atma Jaya. Seorang di antaranya Atma. Karyawan yang sudah bekerja lima tahun ini sempat membayar biaya obat dari kocek sendiri. Atma hanya berharap manajemen pabrik mau menanggung semua biaya perawatan hingga dirnya pulih [baca: Petugas Sulit Hitung Korban Terjebak Kebakaran].(ASW/ANS)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya