Disambut Penghormatan, Para Veteran Hadiri Peringatan 75 Tahun Pengeboman Pearl Harbor

Tentara memberikan hormat kepada veteran perang Pearl Harbor, Robert Coles sebelum upacara peringatan ke-75 tahun pengeboman Pearl Harbor di

oleh Fatkhurroz diperbarui 08 Des 2016, 16:10 WIB
20161208-Veteran-Pearl-Harbour-Reuters1
Tentara memberikan hormat kepada veteran perang Pearl Harbor, Robert Coles sebelum upacara peringatan ke-75 tahun pengeboman Pearl Harbor di
Tentara memberikan hormat kepada veteran perang Pearl Harbor, Robert Coles sebelum upacara peringatan ke-75 tahun pengeboman Pearl Harbor di Honolulu, Hawaii (7/12). (Reuters/Hugh Gentry)
Seorang veteran yang selamat dari bom Pearl Harbor, Delton Walling menghadiri upacara peringatan 75 tahun pengeboman Pearl Harbor di Honolulu, Hawaii (7/12). Kedatangan para veteran ini disambut dengan penghormatan dari tentara AS. (Reuters/Hugh Gentry)
Dua orang veteran, Paul Hilliard (kiri) dan Ron Freeman memberi hormat kembali tentara AS saat mereka tiba di kapal USS Arizona memorial untuk mengahadiri peringatan 75 tahun pengeboman Pearl Harbor di Honolulu, Hawaii (7/12). (Reuters/Hugh Gentry)
Veteran yang selamat dari bom Pearl Harbor, Paul Hilliard bersalaman dengan Admiral Chaplain, Margaret Kibben di atas kapal USS Arizona memorial saat upacara peringatan 75 tahun pengeboman Pearl Harbor di Honolulu, Hawaii (7/12). (Reuters/Hugh Gentry)
Seorang veteran, Robert Coles memberikan hormat saat upacara peringatan 75 tahun pengeboman Pearl Harbor di Honolulu, Hawaii (7/12). Serangan bom tersebut dilakukan oleh Angkatan Laut Jepang terhadap Armada Pasifik Angkatan Laut AS. (Reuters/Hugh Gentry)
Seorang veteran, Delton Walling berfoto bersama seorang tentara sebelum upacara peringatan ke-75 tahun pengeboman Pearl Harbor dimulai di Honolulu, Hawaii (7/12). Serangan tersebut menewaskan sekitar 2.403 jiwa tentara AS. (Reuters/ Craig Kojima)
Seorang veteran, Fred Smith memberikan tanda tangan sebelum upacara peringatan ke-75 tahun pengeboman Pearl Harbor di Honolulu, Hawaii (7/12). Serangan bom tersebut yang memicu keterlibatan Amerika Serikat dalam Perang Dunia II. (Reuters/Hugh Gentry)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya