Kaleidoskop 2016 : Kasus Dugaan Pelecehan Indra Bekti

Awal 2016 menjadi perjalanan berat bagi Indra Bekti.

oleh Meiristica NurulDiterbitkan 20 Desember 2016, 12:00 WIB
Indra Bekti saat menjadi bintang tamu "Dear Haters" (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Jakarta Awal 2016 menjadi perjalanan berat bagi Indra Bekti. Bagaimana tidak, di puncak kariernya ia pun terseret kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis.

Seorang aktor FTV bernama Gigih Arsanova menyambangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan atas dugaan melanggar kesusilaan pada 28 Januari 2016. Pria asal Lombok itu mengaku dilecehkan secara seksual oleh Indra dengan iming-iming dijadikan artis terkenal.

Bersama pengacaranya, Gading Satria, Gigih pun mengaku mempunyai rekaman percakapannya dengan Indra Bekti yang mengajaknya melakukan hubungan intim.

Saat dikonfirmasi, Indra Bekti pun membantah tudingan tersebut. Dan mengatakan tuduhan tersebut hanya untuk menjatuhkan nama baiknya.

Sang istri, Aldilla Jelita pun dengan tegas menampik gosip tersebut. Ia menyebut perbuatan itu dilakukan oknum yang ingin mendompleng nama besar suaminya supaya cepat tenar.

 


Indra Bekti rayu korban agar tak lapor polisi

Lalu Gigih Arsanofa. (foto: facebook.com/gigiharsanofa.abdullah)

Dikabarkan Indra Bekti merasa terancam nama baiknya, ia pun menghubungi Gigih. Dalam percakapan yang direkam itu menyebutkan kalau Indra merayunya agar tak lagi melaporkan peristiwa itu ke pihak berwajib. 

Rupanya, percakapan yang diduga suara Indra Bekti dan Gigih tersebut pun beredar luar di dunia maya. Dalam rekaman tersebut terdengar Indra meminta maaf kepada korban, dan berusaha meyakininya bahwa kepulangan Gigih ke Lombok akan dibiayai seluruhnya oleh sahabat Indi Barends ini.

Dan, pada percakapan ini Gigih menanyakan kepada Indra Bekti, apakah sang istri mengetahui perbuatan Indra tersebut. "Enggak tahu, kalau tahu bahaya lah. Kehidupanku hancur, dan kita bisa cerai lah. Kelar deh hidup aku," ujar suara mirip Indra Bekti.  

Saat dikonfirmasi, Indra Bekti mengaku kecewa lantaran banyak media yang menelan bulat-bulat isu mengenai dirinya. Sambil berkaca-kaca, Indra memastikan bahwa tuduhan pelecehan seksual terhadap Gigih tidak benar.

 


Tak hanya satu korban pelecehan seksual oleh Indra Bekti

Reza Pahlevi bersama kuasa hukumnya memberikan keterangan usai melaporkan Indra Bekti ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/2). Artis Indra Bekti dilaporkan ke Polda terkait dugaan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur.(Liputan6.com/Yoppy Renato)

Meski Indra Bekti sudah melakukan percakapan dengan Gigih, namun sepertinya tak menghentikan langkah aktor FTV tersebut untuk tetap melaporkan. Tentu saja itu membuat Indra Bekti gerah.

Indra Bekti pun balik menyerang dengan memolisikan Gigih atas dugaan pencemaran nama baik. Dalam laporannya, Indra menyertakan pasal 27 ayat 3 juncto 45 UU ITE.

Lanjut Baca:

"Kami melaporkan saudara Lalu Gigih Arsanofa. Pasal 27 ayat 3 jo pasal 45 UU ITE, tentang penyerangan kehormatan saudara Indra. Kami laporkan karena pemberitaan itu sudah sangat mengganggu," kata pengacara Indra Bekti, Muhammad Milano, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Belum kelar satu masalah, tiba-tiba hadir seorang pria bernama Reza Pahlevi yang juga mengaku sebagai korban pelecehan seksual yang dilakukan presenter Ceriwis tersebut.  Reza yang mengaku bekerja sebagai artis lepas ini mengaku dilecehkan Indra Bekti pada 2010. "Demi Allah, dia melecehkan saya. Dia buka baju saya, dia melecehkan," kata Reza Pahlevi usai melakukan laporan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Reza melaporkan Indra dengan Pasal 292 KUHP juncto Pasal 82 tentang perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Karena ketika terjadi pelecehan itu, Reza belum genap 17 tahun.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya