Mengenal 5 Finalis Berbakat di Asiknya Jadi Bintang

Inilah para finalis yang berhasil masuk lima besar ajang Asiknya Jadi Bintang yang diadakan oleh Vidio.com

oleh Godham Perdana diperbarui 23 Nov 2016, 09:40 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Setelah mengadakan kontes Music Battle, kini Vidio.com menyelenggarakan ajang Asiknya Jadi Bintang untuk menjaring bakat-bakat baru dalam dunia musik. Akhirnya setelah banyak video yang masuk, terkumpul lima finalis yang datang dari berbagai kota di Indonesia.

Asyiknya Jadi Bintang (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Kelima finalis itu telah menyingkirkan beribu-ribu kontestan lain yang telah mendafta. Yang kini siap bersaing di hadapan juri yang telah memilih mereka adalah: Cakra Khan, Jenita Janet, dan Bagus NTRL.

Namun mereka merasa tak bersaing dengan finalis lainnya. Kelimanya malah menjadi teman dekat dan merasa dipersatukan lewat musik.

Sekarang saatnya berkenalan dengan kelima finalis tersebut, yang datang dari latar belakang budaya dan musik yang berbeda-beda.

1. Candra (Surabaya)

Candra menjadi satu-satunya finalis lima besar yang menyanyikan dangdut, tapi ia mengaku musik dangdutlah yang membawa keberuntungan baginya hingga akhirnya bertengger di lima besar Asiknya Jadi Bintang.

Sehari-hari Candra mengaku sebagai penyanyi dangdut "keliling" dari panggung ke panggung. Ia juga bekerja sebagai pembawa acara dangdut di sebuah stasiun TV swasta. Candra mengaku bahwa ia suka sekali mengikuti kompetisi menyanyi, dari musik pop sampai dangdut sudah ia libas, tetapi belum ada satupun yang membawanya lolos ke tahap final.

Akhirnya ia coba mengikuti Asiknya Jadi Bintang dengan memasukkan video ia menyanyi lagu pop dan dangdut. Video dangdutlah yang akhirnya menggiring Candra menuju lima besar.

Candra berharap di acara ini ada produser yang meliriknya dan mengorbitkannya menjadi penyanyi dangdut ternama, sesuai cita-citanya.

"Cita-citaku pengin jadi penyanyi di Jakarta yang punya single, album sendiri. Seperti penyanyi-penyanyi senior dari Jawa Timur yang sudah sukses duluan," ujar Candra.

2. Edo & Alma (Jakarta)

Instagram menyatukan pasangan ini. Berawal dari Edo yang tak sengaja melihat video Alma sedang menyanyi di kolom explore Instagram. Jatuh hati dengan suara Alma, ia lalu menghubungi Alma dan mengajaknya berkolaborasi memainkan musik bersama.

Edo dan Alma kerap menyanyikan lagu-lagu milik musikus terkenal lalu diunggah ke Vidio.com. Suatu hari Alma kaget karena tiba-tiba diberi kabar oleh Edo, mereka masuk lima besar Asiknya Jadi Bintang.

"Tahu-tahu Edo ngasih tahu pas udah kabar bahagianya. Alhamdulillah akhirnya kita masuk lima besar. Aku enggak tahu soalnya," ujar Alma

Setelah lolos ke lima besar, Edo dan Alma yang kini menjadi sepasang kekasih mengaku bahwa mereka tidak muluk-muluk ingin juara pertama. Mereka ingin mengukur kemampuan, sudah sampai mana.

Keduanya juga sudah bersyukur telah lolos ke lima besar karena menurut Alma kelima finalis itu telah menjadi juara.

3. Jaka (Medan)

Mahasiswa asal Medan ini sehari-hari menjadi session vocalist untuk band-band kafe, selain menyanyi untuk bandnya sendiri. Jaka dikenal dengan karakter suaranya yang rock. Bahkan dalam video kompetisi, ia menyanyikan lagu "Eeeaa" dari CJR dengan gaya vokal rock.

Jaka bercerita bahwa gara-gara kekasihnya ia memutuskan mengikuti ajang ini. Alasannya ia ingin memberikan hadiah spesial kepada kekasihnya.

Jaka sempat lupa bahwa ia mengikuti acara ini, hingga suatu hari Jaka ditelepon oleh salah satu juri, Jenita Janet, yang mengabarkan bahwa ia lolos ke lima besar Asiknya Jadi Bintang.

Kini Jaka siap membawa musik rock ke ajang Asiknya Jadi Bintang. Ia ingin menunjukkan bahwa ia patut berada dalam lima besar.

"Ini Jaka nih, dengan suara yang pas-pasan, toh bisa masuk sini. Kalau dibandingkan dengan teman-teman lain, suara saya enggak bagus. Tapi percaya saja kalau suara saya punya karakter sendiri," pungkasnya.

4. Audry & Cipta (Medan)

Sama-sama berasal dari Medan, tetapi berbeda karakter dengan Jaka. Duo Audry dan Cipta lebih bermain di ranah pop.

Keduanya merupakan teman satu bimbingan belajar, lalu ketika mencoba menyanyi bersama dengan karakter vokal masing-masing yang berbeda, suara mereka saling mengisi.

Awalnya Audry dan Cipta sempat hampir tak lolos karena mereka tidak melihat peraturan dengan saksama bahwa lagu yang dibawakan harus lagu Indonesia, sedangkan mereka menyanyikan lagu band luar negeri. Akhirnya pada H-2 mereka mengunggah lagi video terbaru.

Audry dan Cipta memiliki keinginan bahwa mereka ingin tetap terus bermain musik bersama.

"Sebelum dan sesudah acara kami akan terus nyanyi bareng. Bedanya setelah acara ini pasti ilmu yang kita dapat lebih banyak dari sebelumnya," ujar Cipta mengakhiri.

5. Sartika (Jakarta)

Banyak temannya yang menyebut gadis berhijab ini memiliki warna vokal seperti Nike Ardilla, tetapi Sartika mengaku ia lebih menggemari musik dangdut.

Di karantina yang diadakan bagi kelima finalis, perempuan yang akrab disapa Tika itu mengaku mendapatkan banyak ilmu menyanyi dari para pengajar.

Tika mengungkapkan bahwa ia ingin menampilkan yang terbaik demi membanggakan orangtuanya.

"Soalnya dari dulu orangtua mengharapkan banget Tika bisa ngembangin bakat di seni. Ini untuk orangtua Tika," ungkapnya.  

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya