VIDEO: Diduga Hirup Gas Air Mata, Pendemo 4 November Meninggal

Diduga Muhammad Syahrie yang memiliki riwayat penyakit asma sempat kambuh dan mengalami sesak napas akibat menghirup gas air mata.

oleh Liputan6Diterbitkan 05 November 2016, 19:55 WIB
Diduga Muhammad Syahrie yang memiliki riwayat penyakit asma sempat kambuh dan mengalami sesak nafas akibat menghirup gas air mata.

Liputan6.com, Tangerang - Seorang peserta aksi demonstrasi 4 November kemarin di depan Istana Negara yang berasal dari Tangerang, Banten, meninggal dunia.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Sabtu (5/11/2016), jenazah Muhammad Syahrie dimakamkan di kawasan Binong, Kabupaten Tangerang.

Tak hanya keluarga dan kerabatnya yang merasa kehilangan. Di mata para tetangganya, almarhum dikenal sebagai guru mengaji di lingkunga tempat tinggalnya.

Syahrie meninggal dunia sesaat unjuk rasa yang awalnya berjalan damai berubah ricuh, sehingga bentrokan antara aparat dan pengunjuk rasa tak dapat dihindari.

Diduga Muhammad Syahrie yang memiliki riwayat penyakit asma sempat kambuh dan mengalami sesak napas akibat menghirup gas air mata. Keluarganya kini hanya bisa mengikhlaskan kepergian almarhum.

Sebelumnya, keluarga sempat melarang korban berunjuk rasa di Istana Negara. Namun tekadnya yang kuat mampu meluluhkan hati keluarganya.

 

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya