Demo 4 November, 650 Aparat Gabungan Bekasi Siaga di Objek Vital

Aparat tersebut langsung menempati sejumlah pos pengamanan objek vital dan titik pantau di wilayah hukum setempat.

oleh Liputan6 diperbarui 04 Nov 2016, 09:06 WIB
Aparat gabungan Polisi, TNI dan Satpol PP melakukan apel pasukan jelang malam Takbiran dan Idul Fitri di Mapolda Metro, Jakarta, (5/7). Polda Metro kerahkan ribuan personil untuk pengamanan malam Takbiran dan Idul Fitri 2016. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 650 aparat gabungan dari berbagai unsur keamanan di Kota Bekasi, Jawa Barat disiagakan di sejumlah objek vital kawasan setempat selama berlangsung unjuk rasa yang dilakukan organisasi masyarakat Islam.

"Totalnya 650 aparat dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan unsur penegakan hukum lainnya," kata Kabag Ops Polrestro Bekasi Kota Kompol Aslan di Bekasi, Jumat (4/11/2016).

Ratusan aparat itu dilepas melalui kegiatan apel siaga di halaman parkir pusat perbelanjaan Bekasi Hypermall di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Jumat pagi.

Pelepasan personel dilakukan oleh Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dengan didampingi Kapolrestra Bekasi Kota Kombes Pol Umar Surya Fana, Dandim 0507 Bekasi Letkol Inf Wawan K, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana, dan Kepala Satpol PP Kota Bekasi Cecep Suherlan.

Usai seremonial pelepasan pasukan, jelas dia, aparat langsung menempati sejumlah pos pengamanan objek vital dan titik pantau di wilayah hukum setempat.

"Di Gerbang Tol Bekasi Timur arah Cikampek, GT Bekasi Timur arah Jakarta, GT Bekasi Barat depan Mega Bekasi Hypermal, GT Revo Town, GT Bintara, GT Kalimalang, GT Komsen Jatiasih, dan GT Jatibening," kata Aslan, seperti dikutip dari Antara.

Pihaknya juga menginstruksikan penempatan aparat di sejumlah pusat perbelanjaan di kawasan protokol Kota Bekasi, di antaranya kawasan terpadu Summarecon Bekasi dan Metropolitan Mall.

"Sejumlah lokasi pemberangkatan juga kita pantau seperti di Stasiun Kota Bekasi, Terminal Induk Kota Bekasi, dan beberapa halte bus," tutur Aslan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya