Perjalanan Lindsay Lohan Mencari Tuhan

Baru-baru ini Lindsay Lohan mengkonfirmasi, dirinya sedang mempelajari agama Islam.

oleh Nilam SuriDiterbitkan 03 November 2016, 20:35 WIB
Baru-baru ini Lindsay Lohan mengkonfirmasi, dirinya sedang mempelajari agama Islam.

Liputan6.com, Jakarta Apalah Lindsay Lohan kalau bukan kontroversial. Mantan artis cilik berambut merah ini memang belakangan seperti terkatung-katung hidupnya.

Berbagai foto-fotonya yang muncul di media menunjukkan, Lindsay Lohan seolah sedang hilang arah.

Kariernya yang sangat cemerlang di masa anak-anak sampai remaja, sekarang hilang. Bintangnya juga sudah mulai meredup di Hollywood. Namanya hanya muncul di media saat lagi-lagi aktris 30 tahun itu melakukan ulah, bukan karena prestasi atau karyanya.

Beberapa dari Anda mungkin sudah tidak ingat lagi kapan terakhir kali menonton film Lindsay Lohan, atau setidaknya menonton filmnya yang bermutu.

Lindsay Lohan berhasil menarik hati publik ketika dia muncul sebagai sepasang anak kembar di film Parent Trap di tahun 1998. Saat itu wanita bernama lengkap Lindsay Dee Lohan itu berusia 11 tahun. Walaupun begitu, wanita kelahiran 2 Juli 1986 ini sebenarnya memulai kariernya di usia 3 tahun.

Di tahun 2003, Lindsay Lohan membintangi film remaja berjudul Freaky Friday, tentang seorang remaja yang tertukar tubuhnya dengan sang ibu. Film tersebut masih tercatat sampai saat ini sebagai filmnya dengan keuntungan terbesar.

Tahun 2004, Lindsay Lohan membintangi serial remaja lain karya komedian Tina Fey, Mean Girls. Film remaja ikonis itu mengkukuhkannya sebagai ratu film remaja kala itu.

2005, Lindsay Lohan bermain bersama Justin Long dalam film Disney lainnya, Herbie: Fully Loaded. Dan itulah film sukses terakhirnya.

Linday Lohan juga sempat mencoba peruntungannya di dunia musik, dan merilis dua buah album. Album pertamanya, Speak, dirilis pada tahun 2004, dan album keduanya, A Little More Personal (Raw) dirilis tahun 2005.


Karier dihancurkan alkohol dan narkoba

Lindsay Lohan dalam film The Canyon

Tahun 2007 sampai 2013 bisa dibilang adalah masa-masa tergelap dalam kehidupan Lindsay Lohan. Bintang film Just My Luck ini saat itu banyak kehilangan kontrak film karena tidak bisa tidak mabuk.

Lindsay Lohan juga sering keluar masuk rehab karena kecanduannya pada alkohol dan obat-obatan terlarang. Tak hanya itu, wanita berambut merah itu bahkan sempat beberapa kali ditangkap karena terpergok sedang menyetir dalam kondisi mabuk.

Lanjut Baca:

Banyak sutradara, produser, dan kru film lainnya yang sangat menyayangkan hal ini. Beberapa rekannya sesama artis juga mengeluhkan kelakuan Lindsay Lohan. Pengaruh zat-zat terlarang tadi membuat Lindsay Lohan tidak bisa berperilaku profesional. Sering terlambat datang, tidak bisa diatur, dan tidak bisa diandalkan jadi beberapa hal yang sering dikeluhkan tentang kelakuan LIndsay Lohan. Belum lagi keharusannya untuk menghabiskan banyak waktu--bahkan sampai berminggu-minggu--di rehab, yang membuat proses syuting terpaksa ditangguhkan. Sementara itu, Lindsay Lohan tidak pernah benar-benar berhenti berkarier. Walaupun mencoba peruntungannya di film-film dalam skala yang lebih kecil, wanita yang memiliki darah Irlandia dan Italia ini sebenarnya terus berkarya. Sayangnya, hasil dari karya-karynya tadi tidak ada yang benar-benar maksimal. Kecemerlangan bakat dan pesona Lindsay Lohan diredupkan oleh obat-obatan terlarang. Di masa itu, beberapa film sempat dibintanginya, seperti: Georgia Rule, I Know Who Killed Me, Chapter 27, dan The Canyon.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya