Profil: Teja Paku Alam, Kiper Andalan Sriwijaya FC

Teja Paku Alam tercatat sebagai kiper dengan penyelamatan terbaik di Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo.

oleh Bogi Triyadi diperbarui 23 Okt 2016, 16:10 WIB
Teja Paku Alam tercatat sebagai kiper dengan penyelamatan terbaik di Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo.

Liputan6.com, Palembang - Kepindahan Dian Agus Prasetyo ke Pusamania Borneo FC membawa berkah bagi Teja Paku Alam. Pelatih baru Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro memberi kepercayaan penuh kepada pemain 22 tahun tersebut untuk menjaga gawang tim berjuluk Laskar Wong Kito itu.

Teja menjawab kepercayaan itu dengan performa apik. Ia kerap menggagalkan tendangan para penyerang lawan. Teja yang sempat menimba ilmu di SAD Uruguay ini tercatat sebagai kiper dengan penyelamatan terbaik di Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo.

Teja bergabung dengan Sriwijaya FC U-21 pada 2013 sepulang dari Uruguay. Namun, ia sempat bermain di tim senior Sriwijaya FC menggantikan kiper Ferry Rontinsulu yang sakit.

Kiper dengan tinggi 177 sentimeter ini berkeinginan memperkuat Timnas Indonesia. Namun, untuk saat ini Teja lebih memilih fokus membela Sriwijaya FC.

"Semua pemain pasti ingin ke timnas, tapi saat ini fokus membela tim (Sriwijaya FC) dan belajar," kata Teja usai latihan bersama skuat Sriwijaya jelang laga kontra Persija Jakarta di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (22/10/2016).

Saat ini, Sriwijaya menempati peringkat kelima klasemen sementara. Ia berharap dengan penampilan apiknya bisa membawa klub kebanggaan Sumatra Selatan itu menjadi juara.

"Kalau juara, semua pemain ingin menjadi juara. Yang penting sekarang kerja keras dulu dan kerjasama tim dijaga," pungkasnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya