Mengenal Bob Dylan, Sang Pemenang Nobel Sastra

Kisah hidup ikon musik yang baru saja menjadi musikus pertama yang mendapatkan Nobel.

oleh Godham PerdanaDiterbitkan 14 Oktober 2016, 19:20 WIB
Bob Dylan, ikon musik yang baru saja menjadi musikus pertama yang mendapatkan Nobel.(Foto: projectrevolver.org)

Liputan6.com, Jakarta - Pada pertengahan dekade 60-an, musikus yang mengusung tema politik mulai bermunculan. Kebanyakan mengecam perang Vietnam yang dilancarkan oleh pemerintah Amerika Serikat saat itu. Mereka bermekaran di era generasi bunga (flower generation).

Salah satu nama yang menonjol adalah Bob Dylan. Ia sukses menjadi garda depan penyanyi yang lantang menentang perang dan membela hak asasi hingga menjadi penyuara bagi kaum grassroots AS.

Selain melodi, kekuatan musik Bob Dylan terdapat pada lirik. Ia bak pujangga dengan lirik puitis dan menyentuh berbagai area dari sosial, politik, filosofi dan kesusastraan. 

Bob Dylan akan kembali dengan album baru yang kemungkinan akan mendaur ulang banyak lagu Frank Sinatra.

Bob Dylan lahir pada 24 Mei 1941 dengan nama Robert Allen Zimmerman. Karier musiknya dimulai saat pindah ke New York City pada 1961. Awalnya ia ingin bertemu dengan idolanya, musisi folk Woody Guthrie. Lantas beberapa bulan kemudian ia tampil menjadi pembuka musisi blues John Lee Hooker.

Dengan gaya khas Dylan berupa balada dengan lirik puitis serta nyanyian yang diiringi gitar bolong dan harmonika, menarik perhatian John Hammond yang merupakan Artist & Repertoire (A & R) perusahaan rekaman Columbia. Ia lalu merekrut Bob Dylan dan memproduseri album perdananya walaupun di situ ia hanya membawakan lagu-lagu folk tradisional dan dua lagu ciptaannya sendiri.

Bob Dylan di masa mudanya. (Rollingstone.com)

Bob Dylan mulai dikenal saat album keduanya keluar di tahun 1963. Album bertajuk The Freewheelin' Bob Dylan itu memuat lagu "Blowin' in the Wind" yang kelak disebut sebagai salah satu anthem dekade 60-an. Ketika itu Dylan juga mulai mengenal penyanyi folk legendaris Joan Baez yang saat itu sudah punya nama dan akhirnya sempat menjalin kisah asmara dengannya.

Lanjut Baca:

Pada tahun 1965, nama Bob Dylan telah dikenal oleh publik. Kemudian ia melakukan manuver tajam dalam kariernya. Saat tampil di Newport Folk Festival, Bob Dylan tidak tampil dengan iringan gitar akustik dan harmonika saja. Ia mengganti gitar bolongnya dengan gitar listrik dengan bantuan band yang memakai instrumen elektrik lengkap dengan gitar dan bass listrik dan drum. Bob Dylan bermain rock n' roll, walaupun tak sepenuhnya. Karena perubahan tersebut, penonton saat itu mencemooh Dylan yang sedang manggung. Mereka tak suka transformasi yang dilakukan idolanya. Walaupun tak sedikit juga yang menyukainya. Secara perlahan Bob Dylan mulai dijauhi komunitas musik folk.

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya