Pesisir Pantai Batam yang Tercemar Dibersihkan

Puluhan ton limbah minyak hitam yang mencemari pesisir Pantai Tanjungmemban Nongsa Batam mulai dibersihkan Bapedal setempat. Diperlukan biaya Rp 250 juta untuk membersihkan limbah.

oleh Liputan6Diterbitkan 01 Februari 2010, 17:55 WIB
Liputan6.com, Batam: Sebanyak 45 ton limbah minyak hitam yang mencemari pesisir Pantai Tanjungmemban Nongsa, pada pertengahan Januari lalu kini mulai dibersihkan Badan Pengendalian lingkungan Batam, Kepulauan Riau, Senin (1/2). Proses pembersihan pantai dan rumput yang tercemar minyak mentah ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua minggu dan diutuhkan biaya Rp 250 juta.

Rencananya setelah terkumpul semua dalam karung, limbah akan diangkut ke Jakarta untuk dimusnahkan. Pencemaran pesisir Pantai Tanjungmemban Nongsa diduga berasal dari tanker yang melakukan pembersihan kapal di OPL kemudian dibuang ke laut. Akibatnya, saat dibawa arus laut, limbah tersebut mencemari pesisir Pantai Tanjungmemban Nongsa.(JUM/AYB)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya