Liputan6.com, Jakarta: Djoko Sukoco, preman kapak merah yang kerap beraksi di kawasan perempatan Coca Cola, Jakarta Timur, tewas ditembak anggota Kepolisian Resor Jaktim, Kamis (27/12) sekitar pukul 19.45 WIB. Pasalnya, warga Pulomas, Pulogadung, Jaktim, itu berusaha melawan saat hendak ditangkap sesaat setelah dia menodong dengan menggunakan kapak merah di perempatan Coca Cola.
Dari tangan korban, polisi mengamankan sebuah kapak berwarna merah yang menjadi senjata Djoko dalam setiap aksi. Semula tubuh Djoko yang berlumuran darah akan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Tapi, keluarga dan warga sekitar membawa Djoko ke kediamannya yang tak jauh dari lokasi kejadian. Sedangkan tiga rekan Djoko berhasil melarikan diri dari kejaran polisi. Sementara itu, pengemudi mobil yang menjadi korban penodongan belum teridentifikasi karena langsung melarikan kendaraan dengan cepat.(ICH/Apriliana dan Soejatmoko)
Dari tangan korban, polisi mengamankan sebuah kapak berwarna merah yang menjadi senjata Djoko dalam setiap aksi. Semula tubuh Djoko yang berlumuran darah akan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Tapi, keluarga dan warga sekitar membawa Djoko ke kediamannya yang tak jauh dari lokasi kejadian. Sedangkan tiga rekan Djoko berhasil melarikan diri dari kejaran polisi. Sementara itu, pengemudi mobil yang menjadi korban penodongan belum teridentifikasi karena langsung melarikan kendaraan dengan cepat.(ICH/Apriliana dan Soejatmoko)