PPP Reformasi Siap Dideklarasikan

Anggaran Dasar/Rumah Tangga yang disiapkan PPP Reformasi jauh berbeda dengan PPP yang ada sekarang ini. PPP Reformasi kini siap dideklarasikan.

oleh Liputan6 diperbarui 28 Des 2001, 08:33 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Dukungan habaib dan ulama terhadap kepemimpinan Hamzah Haz sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan tak menyurutkan kalangan muda partai membentuk PPP Reformasi. Sebab, PPP Reformasi tetap berpegang pada Surat Dewan Musyawarah Alim Ulama PPP yang telah meminta DPP menggelar Muktamar Luar Biasa, paling lambat 2003.

Menurut penggagas pembentukan PPP Reformasi Djafar Badjeber, baru-baru ini, hingga akhir Desember 2001, sudah 28 DPW PPP mendukung pembentukan PPP Reformasi. Bila tak ada aral melintang, PPP Reformasi bakal dideklarasikan awal Januari 2002 dan akan dipimpin oleh Zainuddin M.Z.

Djafar menegaskan, kesiapan deklarasi PPP Reformasi telah mencapai 90 persen. Sejumlah komponen, seperti kesiapan anggaran dasar dan rumah tangga partai juga telah disiapkan. AD/ART PPP Reformasi berbeda jauh dengan PPP pimpinan Hamzah Haz. Perbedaan itu antara lain, PPP Reformasi akan membentuk Lembaga Majelis Fatwa dan membatasi periode jabatan ketua umum. "Ketua umum hanya boleh menjabat selama dua periode," ujar Djafar. Selain itu, PPP Reformasi juga akan memberlakukan aturan bahwa pimpinan partai harus meninggalkan jabatan struktural bila masuk dalam kabinet.

Kendati PPP Reformasi siap dideklarasikan, Djafar masih membuka peluang kepada Hamzah Haz untuk bertemu secara terbuka. Pertemuan itu penting dilakukan agar PPP tak pecah. "Saya beri waktu paling lambat akhir Desember ini untuk bertemu," ujar Djafar, serius.(ULF/Machmud dan Gatot Setiawan)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya