Segmen 2: Dimas Kanjeng Pengganda Uang hingga Gedung SD Rusak

Ketua Yayasan Dimas Kanjeng menantang dilakukan penggandaan uang di depan Presiden. Sementara siswa SDN di Banten belajar di lapangan.

oleh Liputan6Diterbitkan 28 September 2016, 17:38 WIB
Ketua Yayasan Dimas Kanjeng menantang dilakukan penggandaan uang di depan Presiden

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Yayasan Dimas Kanjeng yang juga tokoh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Marwah Daud Ibrahim menyatakan ilmu yang diajarkan Dimas Kanjeng bukan aliran sesat. Ia bahkan menantang dilakukan penggandaan uang secara live di depan Presiden Jokowi.

Sementara itu, ratusan siswa SDN Tanjung Tiga, Pandeglang, Banten, terpaksa belajar di bawah teriknya matahari. Kondisi sekolah yang rusak membuat mereka belajar di lapangan.

 

 

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya