Deddy Corbuzier Singgung Mario Teguh soal Pajak

Menurut Deddy Corbuzier, Mario Teguh tak pantas mengaku rugi Rp 7 miliar.

oleh Fachrur Rozie diperbarui 27 Sep 2016, 23:30 WIB
Deddy Corbuzier (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Mario Teguh mengklaim dirinya merugi Rp 7 miliar karena tak mengakui Ario Kiswinar sebagai anak. Gara-gara kasus dengan Ario, kontrak Mario Teguh di beberapa stasiun televisi harus diputus.

Seteru Mario Teguh, Deddy Corbuzier merasa heran dengan angka tersebut. Dengan nada tak percaya, Deddy Corbuzier pun menyindir Mario Teguh dengan mengklaim dirinya merugi Rp 40 triliun.

Sumber: Instagram/marioteguh, kiswinar

"Saya rugi Rp 40 triliun! Coba, direktorat pajak, cek pajak saya. Saya mah bayar pajak, enggak tahu kalau yang di sana," sindir Deddy Corbuzier kepada Mario Teguh, saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, baru-baru ini.

Angka Rp 40 triliun tersebut memang muncul secara spontan dari mulut Deddy Corbuzier. Pun begitu, duda satu anak ini memang merasa dirugikan karena terlibat dalam kasus Ario Kiswinar dan Mario Teguh.

"Saya merugi memang. Bukan hanya buang-buang waktu saja. Kerugian itu kan enggak bisa dibicarakan hanya dengan uang, kan," Deddy Corbuzier menambahkan.

Pengacara Hotman Paris menunjukkan sejumlah bukti terkait kisruh yang terjadi antara Mario Teguh dengan Kiswinar, Jakarta, Senin (26/9). Deddy Corbuzier ingin menjawab somasi dari Mario Teguh dengan cara terbuka. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Polemik yang diterima Deddy Corbuzier ini lantaran Mario Teguh melayangkan somasi kepadanya karena mewawancarai Ario Kiswinar yang mengaku anak kandung Mario Teguh.

Somasi tersebut dilayangkan karena Deddy Corbuzier tak meminta izin kepada Mario Teguh saat mengundang Ario Kiswinar ke acara talkshow yang dia pandu.

Meskipun Deddy Corbuzier menganggap somasi tersebut salah alamat, pria berkepala plontos itu tetap meladeni keinginan Mario Teguh dengan menunjuk Hotman Paris sebagai kuasa hukum.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya