Borong 7 Emas, DKI Juara Umum Terbang Layang PON Jabar

DKI mendapat protes dari Papua soal status atletnya, Wahyu Edi.

oleh Liputan6 diperbarui 26 Sep 2016, 16:40 WIB
Logo PON Jabar

Liputan6.com, Bandung - Tim terbang layang DKI Jakarta tampil sebagai juara umum PON Jabar 2016. Dari target 9 medali yang diperebutkan, DKI Jakarta bawa pulang tujuh emas dan empat perak di Lanud TNI AU Suryadarma.

Medali DKI diraih dari nomor ketepatan mendarat perorangan putra, ketepatan mendarat duet putra, durasi penerbangan duet putra, ketepatan mendarat perorangan putri, ketepatan mendarat putri, dan durasi penerbangan perorangan putri.

Sukses DKI ini terganggu sedikit permasalahan di nomor campuran. Seperti diketahui, DKI mendapat protes dari Papua soal status atletnya, Wahyu Edi.

Wahyu disebut tidak layak tampil di PON 2016 lantaran dianggap sudah pernah tampil sebagai peserta di PON 2012 Riau. Hal itu tertera dalam peraturan di internal terbang layang. Papua melancarkan protes ketika posisi DKI sedang unggul di ronde pertama dari dua ronde yang dimainkan.

"Di Riau, atlet kami, Wahyu, memang jadi peserta, tapi dia tidak diturunkan karena ada atlet yang lebih baik dari dia, sehingga dia tidak tampil. Kami sudah melakuka banding terkait hasil putusan dewan juri hakim. Kami sudah melakukan segala upaya dan bukti kita cukup kuat untuk kasus ini," kata Tubagus Deni, Wakil Ketua Tim Advokasi KONI DKI.

Beruntung, permasalahan itu tidak mempengaruhi penampilan para atlet di arena perlombaan. Menurut manajer terbang layang DKI, Seno Sumianto, para atlet tetap menunjukkan profesionalitasnya sehingga tetap bisa menghasilkan medali tambahan.

"Hasil kami sudah melebihi target, dengan raihan tujuh emas dan empat perak. Semua perlombaan sudah selesai. Kami tinggal menunggu penutupan, Selasa 27 September 2016 nanti," kata Seno.

"Kami sangat berterima kasih kepada tim karena sudah mampu bekerja secara profesional untuk mencapai target. Kami akan terus berlatih lebih keras dan bekerja sama lagi untuk hasil yang lebih baik ke depannya," imbuhnya.

Selanjutnya, usai PON, para atlet akan rehat sejenak sebelum kembali menjalani rutinitas latihannya. Selama empat tahun terakhir, mereka tak pernah putus berlatih untuk mempersiapkan diri meraih prestasi gemilang di PON ke-19 2016 Jawa Barat.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya