Tolak Ahok, Massa Lakukan Aksi Cap Jempol Darah

oleh Arny Christika PutriDiterbitkan 22 September 2016, 13:09 WIB
20160922-Tolak Ahok, Massa Lakukan Aksi Cap Jempol Darah-Jakarta
Massa dari Indonesia Bergerak menggelar aksi cap jempol guna menolak Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Massa dari Indonesia Bergerak menggelar aksi menolak Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta, Kamis (22/9). Mereka membubuhkan cap jempol menggunakan darah sebagai simbol penolakannya. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Sejumlah tanda tangan disertai cap jempol darah mewarnai aksi menolak Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta, Kamis (22/9). Aksi tersebut dilakukan oleh massa dari Indonesia Bergerak. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Massa dari Indonesia Bergerak menggelar aksi menolak Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta, Kamis (22/9). Mereka membubuhkan cap jempol menggunakan darah sebagai simbol penolakannya. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Massa dari Indonesia Bergerak menunjukkan jarinya usai membubuhkan cap jempol darah ketika menggelar aksi menolak Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta, Kamis (22/9). (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Massa dari Indonesia Bergerak berorasi untuk menolak Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta, Kamis (22/9). Mereka membubuhkan cap jempol menggunakan darah sebagai simbol penolakannya. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Aksi massa dari Indonesia Bergerak menolak Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta, Kamis (22/9). Mereka membubuhkan cap jempol menggunakan darah sebagai simbol penolakannya. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Spanduk menolak Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dibawa massa Indonesia Bergerak di Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta, Kamis (22/9). Mereka membubuhkan cap jempol menggunakan darah sebagai simbol penolakannya. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya