Indonesia Raih Medali Pertama di Paralympic Rio 2016

Ni Nengah Widiasih merebut medali perunggu di cabang olahraga angkat besi kelas 41 kilogram.

oleh Cakrayuri Nuralam diperbarui 09 Sep 2016, 11:20 WIB
Ni Nengah Widiasih merebut medali perunggu di cabang olahraga angkat besi kelas 41 kilogram.

Liputan6.com, Rio de Janeiro - Indonesia meraih medali pertama di ajang Paralympic Games Rio de Janeiro, Brasil, Jumat (9/9/2016) WIB. Atlet difabel Indonesia, Ni Nengah Widiasih merebut medali perunggu di cabang olahraga angkat besi kelas 41 kilogram.

Bertanding di bawah suhu 21 derajat celcius di Riocentro Pavilion 2, dia menujukkan kemampuan terbaiknya. Ni Nengah Widiasih mengangkat beban total seberat 95 kilogram.

Dia kalah dari atlet Turki yang berhasil memecahkan rekor dunia dengan total angkatan 104 kilogram. Sementara medali perak diraih atlet Tiongkok, Zhe Cui yang mengangkat beban total 102 kilogram.

Keberhasilan ini disambut dengan suka cita oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Menurutnya, keberhasilan Ni Nengah Widiasih seperti membangkitkan dunia olahraga di Indonesia.

Foto dok. Liputan6.com

"Selamat dan terimakasih buat Ni Nengah Widiasih yang telah merebut medali perunggu Paralimpiade saat kita tengah memperingati Haornas (Hari Olahraga Nasional). Dengan satu medali perunggu ini, Indonesia sudah memastikan tradisi medali di paralimpiade," kata Menpora.

Medali perunggu di Paralymic Games Rio de Janeiro menambah pundi-pundi keberhasilan Ni Nengah Widiasih. Sebelumnya, dia meraih medali perak pada ajang Asian Para Games 2014 dan perunggu di Kejuaraan Dunia Dubai 2014.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya