Bonus Atlet DKI di PON XIX Capai Rp 1 Miliar?

Kontingen DKI akan turun dengan 1.574 total orang dalam PON kali ini.

oleh Risa KosasihDiterbitkan 08 September 2016, 09:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (kedua kiri) berselfie bersama tim basket putri Jakarta yang akan berlaga di PON XIX Jabar usai pelepasan di Balaikota Jakarta, Rabu (7/9). DKI Jakarta menerjunkan 1.258 atlet. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jaya Raja Sapta Ervian (Eyi) menjanjikan kucuran bonus kepada atlet berprestasi yang mampu menyumbangkan medali di PON XIX 2016 Jabar. Bahkan, bonus yang diterima peraih medali bakal jauh lebih besar dibanding yang diterima pada PON 2012 di Riau.

Pada PON edisi sebelumnya, KONI dan Pemerintah Provinsi DKI mengguyur para peraih emas dengan bonus sebesar Rp 200 juta. Sedangkan peraih medali perak diberi Rp 70 juta, dan peraih medali perunggu Rp 35 juta.Namun untuk sekarang, KONI DKI kabarnya bakal menaikkan bonus hingga mencapai Rp 1 miliar untuk atlet mendapat emas.

"Nanti kita akan rilis secara komprehensif dalam waktu dekat ini. Besarannya yang pasti lebih besar dari PON Riau," ucap Eyi.

Kontingen DKI akan turun dengan 1.574 total orang dalam PON kali ini. Rinciannya 902 atlet, 389 manajer dan pelatih, serta 289 ofisial. PON XIX sendiri akan mempertandingkan 44 cabor dan 624 nomor.

"Yang jelas kita akan tampil maksimal walau nomor yang dipertandingkan di PON Jabar berbeda dengan Riau," kata Eyi kepada wartawan pada Rabu (7/9/2016) sore di Balai Kota usai pelepasan kontingen oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.

Cabor yang diproyeksi mendapat emas yang dibidik KONI DKI adalah biliar, catur dan bowling serta beberapa cabor tak terukur lain.  "Kami harap profesionalisme dan keadilan benar-benar ditunjukkan oleh para wasit di Jawa Barat," katanya lagi.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya