Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl melalui PSSI telah mengumumkan 22 nama yang akan tampil melawan Malaysia pada laga persahabatan internasional di Stadion Manahan, Solo, Selasa (6/9/2016). Sebagian merupakan wajah baru di Tim Merah Putih dan tidak satupun yang berstatus sebagai pemain naturalisasi.
Dari 22 pemain yang dipanggil Riedl, dua nama di barisan belakang, yakni Dedi Gusmawan dan Indra Kahfi Ardhiyasa cukup mencuri perhatian. Pasalnya, ini merupakan kali pertama bagi kedua pemain ini memperkuat tim Merah Putih. Lantas seperti apa kiprah keduanya hingga mampu mencuri perhatian Riedl?
Advertisement
Indra Kahfi merupakan pemain serba bisa yang bisa bermain di posisi bek tengah dan gelandang tengah dengan sama baiknya. Dia juga merupakan kapten Bhayangkara Surabaya United pada gelaran Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo.
Uniknya, ban kehormatan itu tidak melingkar di lengan Indra sejak pekan awal TSC 2016. Indra baru resmi menjadi kapten The Alligator pada pekan keenam, menggantikan peran yang biasa disematkan kepada bek asal Brasil, Otavio Dutra.
Kehadiran Indra di jantung pertahanan Bhayangkara SU sangat krusial. Sebab, duetnya bersama Dutra membuat gawang Bhayangkara SU sejauh ini baru kebobolan 18 gol dari 17 pertandingan.
Statistik yang dilansir Labbola memperlihatkan performa apik Indra pada TSC 2016. Kakak kandung dari kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhyasa ini memiliki persentase keberhasilan tekel sebesar 49 persen. Sedangkan akurasi operannya mencapai 82 persen dan giringan bolanya menyentuh angka 100 persen.
Sejak ditunjuk sebagai kapten tim, Bhayangkara SU terus memiliki peningkatan performa yang signifikan. Sempat terseok-seok di awal kompetisi, Indra Kahfi saat ini sukses mengantarkan Bhayangkara SU berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 32 poin.
Teranyar, Indra berhasil mengantarkan Bhayangkara SU menang telak 3-1 atas Perseru Serui di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada pekan terakhir di putaran pertama TSC 2016, Senin (29/8/2016).
Dedi Gusmawan
Sementara itu, Dedi Gusmawan, merupakan pemain yang saat ini merumput bersama klub Myanmar, Zeyar Shwe Myay FC. Kehadiran pemain ini terbilang mengejutkan mengingat Dedi tidak pernah ikut dalam seleksi pemain yang dilakukan Riedl di Stadion, Pakansari, Bogor 9-10, dan 16-17 Agustus lalu.
Disinyalir, performa menawan Dedi bersama Zeyar Shwe menjadi alasan utama pemain 30 tahun itu mendapatkan kesempatan membela timnas melawan Malaysia. Seperti diketahui, Dedi adalah pemain inti bersama klub yang bermarkas di Monywa Stadium. Dedi sejauh ini telah dua musim memperkuat Zeyar.