Terima Kasih Rio, Sambut Olimpiade Tokyo 2020

AS tampil sebagai juara umum Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

oleh Ahmad Fawwaz Usman diperbarui 22 Agu 2016, 10:10 WIB
Tulisan Obrigado, Arigato dan ucapan Terima Kasih dalam berbagai bahasa di upacara penutupan Olimpiade Rio 2016 (Reuters)

Liputan6.com, Rio de Janeiro - Berakhir sudah perhelatan Olimpiade Rio de Janeiro 2016 yang digulir sejak awal Agustus 2016. Upacara penutupan digelar di Estadio Maracana, Rio de Janeiro, Senin (22/8/2016) pagi WIB. Selanjutnya, Olimpiade 2020 akan digelar di Tokyo.

Meski sudah banyak cabang yang dipertandingkan, Olimpiade 2016 baru resmi dibuka pada 5 Agustus 2016. Total, ada 11.544 atlet yang bersaing memperebutkan medali Olimpiade 2016. Dari 28 cabang, ada 307 masing-masing medali yang diperebutkan.

Berbagai momen pun terjadi selama Olimpiade 2016 bergulir. Mulai dari pecahkan rekor hingga momen-momen unik seperti kecelakaan mengerikan yang terjadi di Olimpiade. Mengenai klasemen medali, kontingen Amerika Serikat tampil sebagai juara umum setelah mengoleksi 46 emas, 37 perak, dan 38 perunggu.

Yang mengejutkan adalah pencapaian Inggris Raya melewat koleksi medali Tiongkok. Dengan total 27 emas, 23 perak, dan 17 perunggu, Inggris Raya pun berhak menyandang status runner up Olimpiade 2016.

Serah terima dari walikota Rio de Janeiro Eduardo Paes ke Gubernur Tokyo, Yuriko Koike terima bendera sebagai tuan rumah Olimpiade 2020. (Foto: Reuters)


Setelah semua cabang selesai digulir, upacara penutupan pun dilakukan sebagai simbol perpisahan para atlet yang sudah berjuang di Olimpiade 2016. Seremoni tersebut tak kalah meriah dari pembukaan. Namun, jumlah atlet yang hadir memang tak sebanyak saat pembukaan. Itu karena banyak atlet yang sudah memutuskan pulang ke negaranya masing-masing.

Upacara penutupan tersebut diawali dengan pesta kembang api dan ditutup dengan pesta kembang api pula. Sebelum acara dimulai, ada semacam visual hitungan mundur di tengah lapangan.  Setelah itu, koreografi ratusan penari ala pesta karnaval di Brasil. Koreografi tersebut juga sempat membentuk patung Cristo Redentor. Ucapan dalam bahasa Portugis, Obrigado Rio yang bermakna terima kasih Rio mewarnai penutupan Olimpiade 2016. 

Kemudian, beberapa jenis tarian tradisional juga diperlihatkan kepada para penonton. Tema utama dari seremoni tersebut memang mengenai kebudayaan Brasil. Di tengah-tengah acara, penonton juga dihibur dengan pertunjukkan tarian empat dimensi di tengah lapangan.

Atraksi para penari dengan lampu LED di pesta penutupan Olimpiade Rio 2016 di Stadion Maracana (Foto:Reuters)


Tak lama setelah itu, presentasi mengenai Olimpiade Tokyo 2020 pun dilakukan. Agenda itu dimulai dengan kehadiran Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, yang mengenakan topi khas Mario Bros. Lalu, tulisan See You in Tokyo juga terlihat jelas di tengah lapangan.

Secara simbolis Walikota Rio de Janeiro, Eduardo Paes, dan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, melakukan penyerahan bendera Olimpiade kepada Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, yang hadir dengan mengenakan kimono.

Itu adalah bukti bahwa Rio de Janeiro sudah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai tuan rumah Olimpiade. Untuk selanjutnya, tongkat status tuan rumah diberikan kepada Tokyo. Tokyo sendiri sudah ditunjuk sebagai tuan rumah sejak 7 September 2013.

Simbol Olimpiade Tokyo 2020 dalam upacara penutupan Olimpiade Rio 2016 di Stadion Maracana (Foto:Reuters)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya