Top 3: Surat Habibie yang Menolak Eksekusi Mati Zulfiqar Ali

Ulasan tentang kenapa hanya nama Zulfiqar yang dimunculkan Habibie menjadi berita yang paling sering dibaca hingga pagi ini.

oleh Andrie Harianto Dhimas Prasaja Aris Andrianto Diterbitkan 30 Juli 2016, 07:09 WIB
BJ Habibie (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie dalam suratnya kepada Presiden Joko Widodo hanya menolak eksekusi mati terhadap terpidana mati Zulfiqar Ali. Ulasan tentang kenapa hanya nama Zulfiqar yang dimunculkan Habibie menjadi berita yang paling sering dibaca hingga pagi ini.

Disusul oleh berita tentang cerita dari eksekusi mati yang dilakukan di Nusakambangan di bawah cuaca ekstrem. Demikian pula dengan berita tentang liang lahat makam terpidana mati Freddy Budiman di Surabaya yang terendam air.

Top 3 Selengkapnya:

1. Mengapa Habibie Hanya Menolak Eksekusi Mati Zulfiqar Ali?

Surat BJ Habibie ke Jokowi soal eksekusi mati

Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo. Isinya terkait penolakan eksekusi mati terhadap salah satu narapidana Zulfiqar Ali. Lalu, kenapa hanya Zulfiqar?

"Kebetulan dokumen Zulfiqar yang diterima Bapak secara utuh dan penuh. Yang lain Bapak tidak mau menyebutkan karena tidak ada informasi tentang mereka," kata Direktur Eksekutif Habibie Center Ima Abdulrahim saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Jumat (29/7/2016).

Ima mengatakan, ini bukan kali pertama Habibie menolak hukuman mati. Beberapa kali penolakan tersebut dia sampaikan ke publik. Seperti pada sesi peluncuran buku di gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Selengkapnya...

2. Drama Eksekusi Mati 4 Gembong Narkoba

Sejumlah polisi berjaga saat ambulans pembawa jenazah eksekusi mati tiba di dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa tengah,Jumat (29/7). Eksekusi mati tahap tiga terhadap terpidana mati kasus narkoba sudah dilaksanakan. (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Dingin.... Angin bertiup kencang. Hujan deras dan petir menyambar. Alam ikut melepas kepergian empat terpidana mati yang dieksekusi Kejaksaan dinihari tadi di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Tak kuat menahan angin dan hujan, tenda tempat eksekusi mati di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Nusakambangan, roboh. Alhasil, pelaksanaan eksekusi mati molor.

"Tenda sempat roboh. Dan banyak petugas di sana yang basah kuyup," ujar Saut saat dihubungi via telepon, Jumat (29/7/2016) dinihari.

Selengkapnya...

3. Liang Lahat Freddy Budiman Tergenang Air

Mobil jenazah dan rombongan keluarga terpidana mati Freddy Budiman ditunggu warga di sepanjang jalan kawasan Krembangan Baru, Surabaya, Jawa Timur. (Liputan6.com/Dhimas Prasaja)

Jenazah Freddy Budiman akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Demak, Surabaya, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 1 kilometer dari rumah duka gembong narkoba itu di Jalan Krembangan Baru VII 6 A.

"Kalau warga sini menuju makam sudah biasa dengan cepat jalannya dan pihak keluarga minta dipanggul tidak dibawa kereta," kata Setijono Kepala Pembangunan dan Keamanan Kelurahan Krembangan kepada Liputan6.com saat ditemui di depan rumah Freddy Budiman, Jumat (29/7/2016).

Liang lahat untuk Freddy Budiman itu sudah disiapkan sejak pukul 08.30 WIB. Namun, air terus menggenang di liang itu.

"Ketinggian air hanya semata kaki sekitar 20 sentimeter, memang air sempat nyumber, tapi itu biasa terjadi di makam di Surabaya, surutnya cepat karena kemarau," ujar Sadeli, salah satu penjaga makam yang biasa disebut Mbah Ratu.

Selengkapnya...

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya