Toba Bara Sejahtra Raih Proyek Pembangkit Listrik 2x50 MW

PT Toba Bara Sejahtra Tbk telah menandatangani perjanjian pembelian tenaga listrik dengan PLN pada 14 Juli 2016.

oleh Agustina Melani diperbarui 18 Jul 2016, 14:45 WIB
PT Toba Bara Sejahtra Tbk telah menandatangani perjanjian pembelian tenaga listrik dengan PLN pada 14 Juli 2016.

Liputan6.com, Jakarta - PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) melalui anak usahanya PT Gorontalo Listrik Perdana (GLP) memperoleh proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 2X50 megawatt (MW) Sulbagut I di provinsi Gorontalo, Sulawesi.

Penandatanganan perjanjian pembelian tenaga listrik (power purchase agreement/PPA) dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada 14 Juli 2016. PPA ini merupakan hasil dari proses tender melalui skema pembangkit listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) yang diikuti oleh perseroan.

Proyek Sulbagut I dengan masa kontrak 25 tahun akan dikerjakan oleh konsorsium yang bernaung di bawah GLP yang 60 persen sahamnya dimiliki oleh Perseroan.

Adapun anggota konsorsium lainnya adalah PT Toba Sejahtra 20 persen dan Shanghai Electric Power Construction Co Ltd sebesar 20 persen.

Setelah menandatangani PPA, GLP akan menjalankan proses untuk pemenuhan tanggal pembiayaan (financing date) dan tanggal operasi komersial sesuai dengan kontrak PPA. Proyek ini akan didanai oleh kombinasi antara kas internal perseroan dan pinjaman bank.

Manajemen menyatakan keberhasilan memperoleh proyek pembangkit listrik ini merupakan kemajuan yang baik bagi pengembangan usaha perseroan ke depan.

Pembangunan pembangkit listrik ini mendukung usaha utama Perseroan, yaitu pertambangan batu bara. Perseroan juga dapat berperan dalam pengadaan listrik bagi kebutuhan di dalam negeri guna menyukseskan program percepatan pembangunan pembangkit listrik 35 ribu MW yang dicanangkan oleh pemerintah.

"Keberhasilan Perseroan menjadi mitra kerja PLN memberikan energi positif bagi pelaku industri batu bara, terutama produsen batu bara di Indonesia untuk tetap mengoptimalkan kinerja perusahaannya dan bagi Perseroan untuk menciptakan sinergi bisnis dengan kegiatan usaha perseroan saat ini," ujar Direktur PT Toba Bara Tbk, Arthur Simatupang, dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (18/7/2016).

Pengembangan usaha di bidang pembangkit listrik ini sejalan dengan strategi yang telah dicanangkan yaitu mengembangkan usaha di bidang energi terpadu.

"Kami menilai pengembangan usaha di bidang energi terpadu ini juga akan dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham mau pun masyarakat luas," kata Sekretaris Perusahaan PT Toba Bara Sejahtra Tbk Pandu Syahrir. (Ahm/Ndw)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya