Perajin Miniatur Perahu dari Bambu Terkendala Pemasaran

Perajin merekatkan miniatur perahu phinisi yang terbuat dari bambu, Jawa Barat, Sabtu (9/7). Perajin mengaku membanjirnya produk kerajinan d

oleh Johan Fatzry diperbarui 09 Jul 2016, 16:00 WIB
20160709-Perajin-Miniatur-Perahu-Jawa-Barat-GMS
Perajin merekatkan miniatur perahu phinisi yang terbuat dari bambu, Jawa Barat, Sabtu (9/7). Perajin mengaku membanjirnya produk kerajinan d
Perajin merekatkan miniatur perahu phinisi yang terbuat dari bambu, Jawa Barat, Sabtu (9/7). Perajin mengaku membanjirnya produk kerajinan dari China menyebabkan terhentinya ekspor dan penurunan permintaan dalam negeri. (Liputan6.com/Gempur M Surya)
Perajin membuat bagian miniatur perahu yang terbuat dari bambu, Jawa Barat, Sabtu (9/7). Pelaku UKM mengeluh membutuhkan perhatian pemerintah untuk menyediakan jalur distribusi pemasaran baik di tanah air dan manca negara. (Liputan6.com/Gempur M Surya)
Perajin merekatkan miniatur perahu phinisi yang terbuat dari bambu, Jawa Barat, Sabtu (9/7). membanjirnya produk kerajinan dari China dengan harga yang terpaut mencapai 10 % menyebabkan terhentinya ekspor. (Liputan6.com/Gempur M Surya)
Perajin membuat bagian miniatur perahu yang terbuat dari bambu, Jawa Barat, Sabtu (9/7). Pelaku UKM mengeluh membutuhkan perhatian pemerintah untuk menyediakan jalur distribusi pemasaran baik di tanah air dan manca negara. (Liputan6.com/Gempur M Surya)
Sebuah miniatur perahu phinisi yang terbuat dari bambu, Jawa Barat, Sabtu (9/7). Perajin mengaku membanjirnya produk kerajinan dari China menyebabkan terhentinya ekspor dan penurunan permintaan dalam negeri. (Liputan6.com/Gempur M Surya)
Perajin memperlihatkan perahu phinisi yang terbuat dari bambu, Jawa Barat, Sabtu (9/7). Pelaku UKM mengeluh membutuhkan perhatian pemerintah untuk menyediakan jalur distribusi pemasaran baik di tanah air dan manca negara. (Liputan6.com/Gempur M Surya)
Perajin menunggu pembeli miniatur kapal layar nusantara (phinisi) dari bambu di Jawa Barat. Sabtu (9/7). membanjirnya produk kerajinan dari China dengan harga yang terpaut mencapai 10 % menyebabkan terhentinya ekspor. (Liputan6.com/Gempur M Surya)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya