Aher Dukung Takbiran di Dalam Masjid

Takbiran di dalam masjid dianggap lebih khusyuk.

oleh Liputan6 diperbarui 05 Jul 2016, 18:03 WIB
Warga Jakarta menggelar malam takbir dengan bermain petasan di Jalan Tanah Abang, Jakarta, Kamis (16/7/2015). Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan 1 Syawal 1436H yang jatuh pada tanggal 17 Juli 2015.(Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher mengimbau kepada seluruh warga untuk melaksanakan takbiran pada malam terakhir Bulan Suci Ramadan di masjid. Ia mengimbau warga tidak melaksanakan takbir keliling menggunakan kendaraan bak terbuka di jalan raya.

"Kita hormati kalau pihak kepolisian melarang takbiran keliling saya mendukung hal tersebut karena takbiran itu akan lebih khusyuk jika dilaksanakan di masjid," kata Ahmad Heryawan di Bandung, Senin 4 Juli 2016.

Ia menuturkan, memaknai takbiran di hari terakhir Bulan Ramadan akan lebih baik jika dilakukan oleh masyarakat di dalam masjid daripada takbir keliling menggunakan kendaraan terbuka.

"Takbir itu ibadah mengagungkan asma Allah, tapi caranya bisa dipilih yang lebih baik. Lebih khusyuk itu ya di masjid dibandingkan dengan takbir keliling pakai truk," ujar Aher.

Menurut dia, takbir keliling menggunakan kendaraan terbuka seperti truk malah lebih menonjol hura-huranya.

"Dan aspek keselamatan itu, siapa yang menjamin sehingga saya setuju dengan larangan Kapolda Jabar karena itu masuk dalam kategori izin keramaian," kata Aher seperti dilansir Antara.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya