Kapal Pengangkut Imigran Sri Lanka Terdampar di Aceh Rusak

Pemerintah masih berpegang pada rencana menarik kapal imigran asal Sri Lanka itu ke perairan internasional.

oleh Windy Phagta diperbarui 21 Jun 2016, 16:40 WIB
Seorang imigran Sri Lanka duduk di bawah spanduk yang menyatakan mereka pengungsi dan bukan teroris atau korban penyelundupan manusia di Tanjungpinang, Kepri. (Antara).

Liputan6.com, Aceh Besar - Kapal imigran Tamil asal Sri Lanka yang terdampar di Pantai Lhoknga, Aceh Besar, gagal ditarik kembali menuju perairan internasional, karena terkendala cuaca buruk.

Kapal tersebut juga karam dihantam badai dan gelombang tinggi. Kondisi kapal yang semakin buruk akhirnya kandas di pinggir pantai.

"Kalau dilihat dari kondisi kapal sekarang ini tidak memungkinkan ditarik," ujar Kepala Divisi Keimigrasian Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Aceh Achmad Samadan, Selasa (21/6/2016).

Samadan menyatakan pemerintah masih akan menjalankan rencana awal, yaitu menarik kapal tersebut ke perairan internasional. Pihak imigrasi, sebut Samadan, akan berkoordinasi dengan pihak lainnya untuk penanganan para imigran Tamil secara menyeluruh.

Baca Juga

Sedangkan, otoritas Aceh telah membuka akses bagi staf UNHCR dan IOM untuk bertemu para pencari suaka ini. Dokter dari IOM juga diperkenankan terlibat dalam pemeriksaan medis terhadap para imigran.

Otoritas Aceh, sebelumnya telah berusaha menarik kapal tersebut ke bagian dalam lautan. Karena tingginya gelombang, kapal tersebut kembali hanyut ke pinggir pantai hingga akhirnya kandas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya