Demam, Andalan Denmark Mundur dari Indonesia Open

Kondisi kesehatan Viktor sudah terganggu sebelum turun gelanggang.

oleh Risa KosasihDiterbitkan 02 Juni 2016, 04:00 WIB
Juara Piala Thomas 2016 Viktor Axelsen tak takut dengan tekanan publik Istora Senayan, pada Indonesia Open kali ini. (Liputan6.com/Waliyadin)

Liputan6.com, Jakarta - Partai pertama Indonesia Open antara Viktor Axelsen dari Denmark dan Huang Yuxjang terhenti di gim ketiga, Rabu (1/6/2016) kemarin. Demam yang melanda membuat Viktor harus mundur dari pertandingan BCA Open 2016 di Istora Senayan.

Yuxjang melenggang ke  babak kedua dengan poin 16-21, 21-16, dan 8-4. Lewat hasil tersebut, dia akan bertemu dengan pemenang dari pertemuan Ihsan Maulana Mustofa dan Brice Leverdez.

Menurut sang pelatih, Kenneth Jonassen, kondisi kesehatan Viktor sudah terganggu sebelum turun gelanggang.

Baca Juga

  • Panaskan Mesin, Spanyol Hajar Korea Selatan di Partai Uji Coba
  • Angga / Ricky Kandas di Tangan Wakil Korsel
  • Nil Maizar Siap Melatih Timnas Indonesia, Asal....

"Dia sudah demam sejak Kamis  pekan lalu tapi Senin sudah merasa lebih baik. Pada Selasa kondisinya semakin memburuk dan jadi perjudian buat dia untuk bermain di sini,"
tutur Kenneth dalam jumpa pers.

Viktor menjadi tulang punggung tim putra Denmark di Piala Thomas bulan Mei lalu. Usai meraih titel juara, peringkat empat dunia itu  sempat kembali ke Eropa dan harus terbang lagi ke Indonesia untuk turnamen lanjutan.

Kenneth lapang dada dengan keputusan Viktor mundur. "Anda tidak bisa mengambil risiko atas kondisi kesehatan meskipun ingin memenangi pertandingan. Dia telah berusaha sebaik mungkin," tutur Kenneth.

Sang pelatih mengungkapkan, pemainnya langsung menjalani pemeriksaan setelah bertanding. Dia kini harus berpacu dengan waktu agar Viktor bisa pulih untuk tampil di Australia Terbuka Super Series di Sydney, 7-12 Juni mendatang.

"Kami akan coba mencari opsi lain sebelum memutuskan apa yang harus kami lakukan untuk Australia Open pekan depan. Kami akan tetap di Jakarta dan akan mengambil keputusan pada hari Minggu sebelum berangkat ke Australia," katanya menambahkan.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya