Liputan6.com, Manchester - Liga Inggris musim 1989/90, Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson -kala itu belum mendapat gelar sir- sedang berada di bawah bayang-bayang pemecatan. Pasalnya, Ferguson belum mempersembahkan satupun trofi sejak didapuk sebagai manajer pada 1986.
Partai Final Piala FA musim 1989/90 pun menjadi partai penghakiman bagi Ferguson. Jika kalah melawan Crystal Palace, karier Ferguson sebagai manajer Setan Merah bakal tamat.
Baca Juga
- Rooney: MU Tak Layak Masuk Liga Champions
- Dorna Akui Bakal Dapat Masalah Jika Rossi Pensiun
- Konflik Terus Memanas, Bek Madrid Serang Balik Pique
Advertisement
Ketika itu, Final Piala FA masih digelar dengan sistem replay. Di partai pertama, 12 Mei 1990 di Stadion Wembley, MU bermain imbang 3-3 dengan Palace. Namun MU akhirnya merengkuh gelar Piala FA setelah menang tipis 1-0 berkat gol Lee Martin di partai ulangan 17 Mei 1990 di stadion yang sama.
Karier Ferguson sebagai manajer MU pun selamat. Akhirnya seperti diketahui, Ferguson mencatatkan diri sebagai manajer tersukses di United usai mempersembahkan total 38 gelar sebelum pensiun pada 2012. Dia pun dianugerahi gelar Sir oleh Kerajaan Inggris.
Di balik cerita tersebut, ada satu sosok yang berperan besar dalam karier Ferguson. Bahkan boleh dibilang peran Sealey sangat penting. Dia adalah sosok kiper di laga Final Piala FA tersebut, Les Sealey.
Bukan Kiper Utama
Sealey sebetulnya bukan kiper utama MU di musim tersebut melainkan Jim Leighton. Namun Sealey dipilih untuk partai ulangan usai Leighton tampil buruk di laga perdana Final.
Kepercayaan Ferguson tersebut dibayar lunas oleh Sealey. Beberapa kali, dia berhasil menyelamatkan gawang MU dari serbuan Palace yang ketika itu diperkuat Ian Wright. Untuk diketahui, Wright -yang kemudian memperkuat Arsenal- adalah salah satu bomber tertajam di musim itu.
Sealey didatangkan MU dengan status pinjaman dari Luton Town. Di klub tersebut, Sealey adalah kiper utama sejak musim 1983 dan mencatatkan 207 penampilan sebelum pindah ke MU pada musim 1989/90.
Namun di MU, Sealey hanya berstatus pemanis bangku cadangan. Dia hanya bermain dua kali di Liga Inggris setelah Ferguson selalu mengandalkan Jim Leighton.