Detik-detik Terbentuknya 'Awan Aneh' di Gunung Api Meksiko

Di dalam rekaman time-lapse tersebut terlihat asap mulai keluar dari dalam mulut gunung api Popocatepetl tersebut.

oleh Nurul Basmalah diperbarui 17 Mei 2016, 05:03 WIB
Di dalam rekaman time-lapse tersebut terlihat asap mulai keluar dari dalam mulut gunung api Popocatepetl tersebut.

Liputan6.com, Meksiko - Sebuah rekaman video time-lapse yang menunjukkan aktivitas gunung api di Meksiko, disebarkan oleh seorang warga dan menimbulkan panik.

Video berdurasi 42 detik itu merekam gumpalan asap aneh yang keluar dari kawah gunung api tersebut, yang membuat para warga waspada akan terjadinya letusan gunung. 

Di dalam rekaman time-lapse tersebut terlihat asap mulai keluar dari dalam kawah gunung api Popocatepetl, membubung tinggi dan kemudian membentuk lingkaran awan berbentuk cincin.

Menurut laporan yang dikutip dari Daily Mail, Selasa (17/5/2016), gunung api Popocatepetl terakhir kali meletus pada bulan April 2016, namun gunung tersebut diduga masih bisa meletus, dikuatkan oleh adanya cincin uap dan gas yang keluar dari gunung.

Gempa pun dilaporkan telah terjadi beberapa kali di seluruh wilayah sekitar lokasi gunung.

Gunung Popocatepetl mulai meletus pada hari Senin 16 April 2016 lalu, menyemburkan abu sejauh dua mil ke udara, dan melemparkan batu berapi sejauh beberapa mil dari kawahnya.

Sekitar 25 juta warga tinggal di daerah yang berjarak 62 mil dari kawah gunung api dengan ketinggian 17.797 kaki atau 6 kilometer tersebut.

Detik-detik Terbentuknya 'Awan Aneh' di Gunung Api Meksiko (Dailymail.com)

Selama beberapa tahun belakang, gunung api itu tercatat sering kali meletus, dan pada tahun 2016 dilaporkan telah beberapa kali meletus.

Pada Januari 2016, badan bencana alam, CENAPRED, di Meksiko mengatakan, gunung api tersebut telah menyemburkan debu vulkanik dan mengenai daerah sekitarnya.

Pada 29 Maret 2016, Popocatepl mengirimkan gumpalan debu yang sangat besar, dan hal yang sama terjadi pada 3 April 2016.

Berdasarkan hasil catatan, letusan terakhir membuat pemerintah harus mengevakuasi 40.000 warga, yang terjadi pada tahun 2000.

Gunung berapi tersebut merupakan puncak tertinggi kedua di Meksiko.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya