Demi Desa Makmur, Kiai Diminta Ikut Awasi Dana Desa

Sebab proses percepatan pembangunan nasional terletak di desa-desa.

oleh Yandhi DeslatamaDiterbitkan 15 Mei 2016, 02:02 WIB
Sebab proses percepatan pembangunan nasional terletak di desa-desa.

Liputan6.com, Cirebon - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar meminta para kiai dan santri untuk berpartisipasi dalam hal pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa di desa masing-masing.

"Ulama dan para Kiai harus ikut langsung dalam membangun desa, salah satunya ikut serta mengawasi Dana Desa, karena proses percepatan pembangunan nasional terletak di desa-desa," kata Marwan, di hadapan para kiai dan santri, dalam acara Haul KH Muhammad Said, Pendiri Pondok Pesantren Mambaul Hikmah, Gedongan, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (14/5/2016), malam.

Keterlibatan para Kiai dalam mengawasi Dana Desa bisa dengan berperan aktif dalam musyawarah desa khususnya dalam perumusan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), Rencana Kegiatan Pembangunan Desa (RKPDes), dan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Baca Juga

  • Ada Munaslub Golkar, Baliho Anti-Reklamasi Benoa Bergelimpangan
  • Penumpang Pesawat Sebut Bawa Bom Kue di Bandara Sentani
  • Ingin Punya Atlet Unggul, Banten Bangun Sekolah Khusus Olahraga

"Dalam musyawarah desa itu, kiai sebagai panutan masyarakat tentu dapat memberikan masukan terkait program pembangunan yang akan dilakukan di desanya," ujar Marwan.

Marwan juga menjelaskan terkait Dana Desa yang mengalami kenaikan setiap tahun. "Tahun lalu, pemerintah menganggarkan sebesar Rp 20,8 triliun, dan tahun ini alhamdulillah mengalami kenaikan menjadi Rp 47 triliun," beber Marwan.

Lewat dana desa tersebut, Marwan berharap pembangunan desa mengalami percepatan yang sangat signifikan. Pasalnya, perkembangan desa akan sangat mempengaruhi terhadap kemajuan pembangunan nasional dalam segala bidang.

"Pembangunan nasional juga sangat bergantung pada berkembangnya desa-desa kita, baik dari sisi ekonomi, produktivitas, SDM dan lainnya," kata dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya