Misi Sevilla di Tengah Harapan Liverpool Akhiri Puasa Gelar Eropa

Sevilla akan bersua Liverpool di final Europa League

oleh Rejdo PrahanandaDiterbitkan 06 Mei 2016, 12:10 WIB
Bek Sevilla, Mariano (2ndR) merayakan gol bersama pelatih Unai Emery (kana) dan timnya pada leg kedua semifinal Liga Europa di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Jumat (6/5/2016) dini hari WIB. (AFP/Cristina Quicler)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Spanyol, Sevilla memastikan diri melangkah ke final Europa League tiga kali beruntun. Musim 2015-16, tim asal Andalusia ini melaju ke partai puncak setelah menyingkirkan Shakhtar Donetsk di semifinal.

Sevilla ke partai puncak setelah di leg 2-2, Jumat dinihari tadi menghancurkan Donestk dengan skor 3-1 di Ramon Sanchez Pizjuan. Hasil itu membuat Sevilla menang dengan agregat 5-3. Tim asuhan Unai Emery ini berpeluang mengulang sukses di musim 2014 dan 2015. Pada dua musim tersebut, Sevilla meraih gelar kasta kedua kompetisi antarklub Eropa ini.

Ranieri Pilih Tidur Setelah Leicester Pastikan GelarPesta Juara Leicester Dimeriahkan Konser Andrea BocelliWonderkid MU Dinilai Mirip Ronaldo dari BrasilTradisi Sevilla mulai menancapkan kuku di Europa League dimulai pada musim 2006. Satu dekade lalu, Sevilla untuk pertama kali meraih gelar Europa League. Sevilla waktu itu ditangani pelatih Juande Ramos menekuk wakil Inggris, Middlesbrough, empat gol tanpa balas.

Satu tahun kemudian, Sevilla mempertahankan gelar Europa League dengan mengalahkan sesama tim Spanyol, Espanyol di partai pamungkas. Pertandingan kontra Espanyol berjalan dramtis. Sebab, pemenang pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Sevilla kembali menjadi Europa League 2014 lalu. Tim berjuluk Los Rojiblancos ini menumbangkan utusan Portugal, Benfica. Hagemoni Sevilla di kancah Europa League semakin kental setelah mereka memastikan gelar 2015 lalu setelah menekuk tim Ukraina, Dnipro Dnipropetrovsk.

Empat gelar tersebut membuat Sevilla menjadi tim tersukses di ajang ini, dengan mengoleksi 4 gelar juara. Bila berhasil merebut gelar tahun ini, Sevilla digdaya di Europa League dengan 5 trofi.

Pelatih Sevilla, Unai Emery enggan berkomentar lebih jauh soal timnya bakal mempertahankan gelar Europa League secara beruntun."Sebelum menyebut kami tim favorit juara, ada banyak hal yang harus dianalisa. Sangat sulit, karena harus fair dan obyektif," kata pelatih asal Spanyol ini dilansir dari Marca.

Musim ini, upaya Sevilla untuk mempertahankan gelar Europa League lebih sulit. Pasalnya, mereka bakal menghadapi tim yang punya sejarah kental di Benua Biru. Ya, Sevilla bakal berjumpa dengan Liverpool di St Jakob, Park, Basel, (18/5/2016) mendatang.

Lanjut Baca:

Menurut Emery, duel kontra Liverpool menjadi final ideal. "Pertandingan nanti bakal sangat menentukan dan sangat indah di partai final," ucap sang pelatih. "Liverpool sedang membuat sejarah baru ke Liga Champions musim depan," ucap Emery. Tapi tentu tidak mudah bagi Sevilla mempertahankan gelar. Pasalnya, Liverpool juga bakal mati-matian demi gelar Eropa yang sudah 15 tahun tidak mampir ke Anfield.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya