Liputan6.com, Shanghai - Rio Haryanto finis di posisi ke-21 pada ajang Formula 1 GP China yang berlangsung di Sirkuit Internasional Shanghai, Minggu (17/4/2016). Ini adalah kali kedua Rio bisa finis di ajang balap jet darat tersebut.
Sebenarnya pada awal balapan, kecepatan mobil Manor Racing MRT05 yang dikendarai Rio tak terlalu lambat. Buktinya pada lap ke-38, catatan waktunya bisa masuk sepuluh besar. Rio mencatatkan waktu satu menit 42,193 detik.
Baca Juga
- Liga Champions: ManCity Lebih Takut Barcelona Ketimbang Ronaldo
- Mantan Tunangan Striker Mitra Kukar Pernah Kencan dengan CR7
- Vinales ke Yamaha, Lorenzo Gabung Honda?
Advertisement
Sayang, di akhir balapan kecepatan Rio menurun. Dia hanya bisa finis di depan pembalap Renault, Joylon Palmer. "Pada awal balapan, kami bisa bersaing dengan Sauber dan Haas. Tapi saat akhir balapan, saya kurang cepat," katanya di Facebook Manor Racing.
"Saya hanya berhasil menahan Palmer, tapi itu bagus. Saya senang sudah dua kali melihat bendera kotak-kotak," ujar pembalap asal Solo, Jawa Tengah tersebut menambahkan.
Mantan pembalap GP2 bersama Campos Racing tersebut berharap bisa lebih baik lagi di GP Rusia, 1 Mei 2016. Rio ingin semua anggota timnya meningkatkan kemampuan MRT05 agar bisa bersaing di papan tengah.
"Keajaiban itu ada. Kami tahu hal yang harus ditingkatkan. Hari ini, saya harus mengucapkan terima kasih kepada kru Manor Racing. Sekarang, mari kita berusaha memberikan yang terbaik untuk balapan di Rusia," ujarnya mengakhiri.