Penunjukan Endang Masih Jadi Perbincangan

Penolakan terhadap Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih terus berdatangan. LSM medis dan kesehatan di Jakarta khawatir kedekatan Menkes baru dengan proyek lembaga penelitian AS, Namru, berdampak buruk pada bangsa Indonesia.

oleh Liputan6Diterbitkan 23 Oktober 2009, 18:30 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Penunjukan Endang Rahayu Sedyaningsih sebagai Menteri Kesehatan atau Menkes di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II masih jadi perbincangan berbagai kalangan. Pasalnya, peneliti senior di Departemen Kesehatan ini, disebut-sebut pernah mengirimkan sample virus flu burung (H5N1) ke luar negeri tanpa izin Menkes saat itu, Siti Fadilah Supari [baca: Endang Pernah Dimutasi Siti Fadilah].

Berdasarkan rekam jejak itulah, sebuah lembaga swadaya masyarakat medis dan kesehatan Mer-C di Jakarta menyatakan, keberadaan Menkes Endang Rahayu merupakan preseden buruk bagi dunia kesehatan di Tanah Air. Mereka khawatir kedekatan Menkes baru dengan lembaga penelitian Amerika Serikat, yakni kerja sama Namru, berdampak buruk pada bangsa Indonesia. Namun kali ini Endang menjanjikan kerja sama antara Indonesia dan AS yang transparan dan seimbang.

Selain masalah tersebut, berbagai pihak juga menuding Endang tidak melewati serangkaian tes seperti menteri-menteri lainnya. Namun, hal itu langsung dibantah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam rapat kabinet pertama di Istana Negara. Presiden menyatakan, Endang telah melewati uji kepatutan dan kelayakan, termasuk tes kesehatan yang tidak diketahui media . Simak selengkapnya di video.(IAN/ANS)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya