Top 3: Ruhut Sitompul Ungkap 'Dosa' Fahri Hamzah

Saat itu PKS menjadi koalisi pemerintah. Namun, Fahri Hamzah selalu melontarkan pernyataan pedasnya terhadap SBY.

oleh TaufiqurrohmanEka HakimDelvira HutabaratDiterbitkan 06 April 2016, 19:51 WIB
Ruhut Sitompul (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dipecat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai kader, lantaran dinilai sudah tidak bisa ‎sejalan dengan partai dakwah tersebut.

Di balik pemecatan Fahri Hamzah, ternyata ada 'aktor' yang membisiki petinggi PKS agar mantan anggota Komisi III DPR itu segera diberhentikan. Salah satunya adalah politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul.

2 berita lain yang tak kalah menyedot perhatian para pembaca Liputan6.com terutama kanal News hingga Rabu (6/4/2016) malam adalah Ahok yang mengaku ketagihan jadi kiper dan Dandim Makassar yang diciduk saat sedang pesta narkoba.

Berikut berita-berita terpopuler yang terangkum dalam Top 3 News:

1. Ruhut Sitompul: Dulu Fahri Hamzah Kerjanya Menghina SBY

Ruhut Sitompul (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Partai Demokrat enggan menampung Fahri Hamzah sebagai kader. Sebab, menurut Koordinator Juru Bicara ‎Partai Demokrat Ruhut Sitompul, kader PKS yang dipecat itu selalu bicara kasar tanpa alasan jelas.

"Fahri kita tidak akan terima, karena itu yang saya bilang mulutmu harimaumu," kata Ruhut Sitompul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/4/2016).

Ruhut pun mengungkapkan 'dosa' Fahri Hamzah saat Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Presiden selama 2 periode.

Selengkapnya...

2. Ahok Ketagihan Jadi Kiper

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Liputan6.com/Delvira Chaerani Hutabarat)

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku pengemar sepakbola. Tak heran, setiap ada kesempatan bermain dengan si kulit bundar, Ahok tak akan melewatkannya.

"Yok cobain main bola," ajak Ahok ke anak-anak di permukiman tersebut usai memberi sambutan peresmian RPTRA Dharma Suci Pejagalan, Penjaringan Jakut, Rabu (6/4/2016).

Dua kali menyepak si kulit bundar, Ahok hanya berhasil menembus mistar gawang 1 kali. Saat menjadi kiper, Ahok mampu dua kali menahan bola dari tiga kali tendangan.

Selengkapnya...

3. Dandim Makassar Kolonel Jefri Digerebek Saat Pesta Narkoba

Barang bukti sabu sebanyak 20 kg lebih yang berhasil diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta, Kamis (8/10/2015). BNN berhasil menggagalkan upaya penyeludupan sabu jaringan Surabaya-Jakarta. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

 

Komandan Kodim 1408 BS/1408 Makassar diciduk sedang pesta narkoba di Hotel D'Maleo Jalan Pelita Raya, Makassar, Sulawesi Selatan.

Awalnya aparat gabungan TNI yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam VII Wirabuana, Brigjen TNI Supartodi, mendapatkan informasi bahwa ada oknum TNI yang diduga melakukan pesta narkoba di hotel tersebut, Selasa, 5 April 2016.

Setelah tiba di lokasi yang dilaporkan, tim menemukan Kolonel Infanteri Jefri Oktavian Rotti Dandim 1408 BS/1408 Makassar bersama beberapa rekannya diduga sedang pesta narkoba.

Selengkapnya...

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya