Tanpa Schweinsteiger, Tim Panser Bakal Loyo di Piala Eropa 2016

Menurut eks-pelatih Bayer Muenchen ini, sang pemain memiliki kualitas membaca permainan lawan.

oleh Rejdo PrahanandaDiterbitkan 27 Maret 2016, 01:00 WIB
Gelandang Manchester United (MU), Bastian Schweinsteiger, bersama manajer Louis van Gaal, saat jumpa pers menjelang laga melawan Wolfsburg, pada matchday keenam Liga Champions, Selasa (8/12/2015). (Bild)

Liputan6.com, Muenchen - Gelandang jangkar Timnas Jerman, Bastian Schweinsteiger diragukan tampil di Piala Eropa 2016. Schweinsteiger diperkirakan harus menepi selama dua bulan karena masalah klasik, cedera.

Schweinsteiger mengalami cedera lutut ketika berlatih bersama Jerman jelang pertandingan di Berlin, Sabtu (26/3/2016) atau Minggu dinihari WIB nanti. Mantan pemain Bayern Muenchen ini mengalami cedera kambuhan. Sebelumnya, dia mengalami masalah serupa di Manchester United (MU). Schweinsteiger terpaksa absen selama 8 pekan.

Mantan pelatih Bayern Muenchen, Ottmar Hitzfeld mengaku cemas kalau Schweinsteiger gagal berangkat ke Euro 2016. Bagi Hitzfeld, Jerman mengalami kerugian besar kehilangan Schweinsteiger. Menurutnya, Jerman lemah tanpa Schweinteiger di Piala Eropa 2016.

Baca Juga

  • Sedihnya Eks WAGs Manchester City Adam Johnson Dipenjara 6 Tahun
  • Jerman Vs Inggris, Skuat Three Lions Kalah Pengalaman
  • Chelsea Cuci Gudang, Juventus Siap Menampung

"Ini sangat menyedihkan bagi sepak bola Jerman seandainya dia benar-benar absen di Piala Eropa karena turnaman ini menjadi tujuan terbesar baginya," kata Hitzfeld dilansir dari Kicker.

Ottmar Hitzfeld

Badai cedera terus menghantui pemain 31 tahun ini. Terutama setelah sang pemain memperkuat Manchester United mulai musim panas lalu. Memasuki pertengahan musim di MU, Schweinsteiger harus absen di 13 pertandingan.

"Jelas ini kehilangan besar bagi Timnas Jerman. Bukan hanya bagi tim, tapi dirinya sendiri—Schweinteiger kapten tim dan dia mampu membuat tim bersatu. Dia panutan dalam tim," sambung mantan pelatih Timnas Swiss ini.

Di mata Hitzfeld, Schweinsteiger komponen penting dalam tubuh tim asuhan Joachim Low. Kualitas Schweinsteiger membaca permainan bakal menjadi pembeda bagi tim. Terlebih, si pemain kenyang pengalaman di pertandingan internasional. Sukses Jerman menjadi juara dunia 2010 tidak lepas dari peran pentingnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya