Segmen 1: Helikopter TNI Jatuh hingga Manuver Menuju Kursi DKI 1

Helikopter milik TNI jatuh di Poso dan menewaskan 13 tentara. Sementara itu, manuver politik para peminat kursi DKI 1 terus bergulir.

oleh Liputan6Diterbitkan 21 Maret 2016, 18:04 WIB
Papan Informasi duka Kapten Cpn Agung Kurniawan di Semarang, Senin ( 21/3). Kapten Agung adalah satu dari 13 korban meninggal pada kecelakaan helikopter Bell 412 milik TNI AD di Poso, Sulawesi Tengah. (Liputan6.com/Gholib)

Liputan6.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, mendatangi lokasi jatuhnya helikopter milik TNI di Poso, Sulawesi Tengah. Helikopter Bell 412 milik TNI jatuh pada Minggu sore dan menewaskan 13 tentara, dalam misi menumpas kelompok teroris pimpinan Santoso.

Sementara itu, manuver politik para peminat kursi DKI 1 terus bergulir. Yusril Ihza Mahendra siang tadi menyambangi posko Haji Lulung di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dukungan lewat partai politik dan sosial media terus digalang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya