Tommy Tertangkap, Situasi Jalan Cendana Ramai

Suasana di kawasan Cendana, Jakpus, tampak ramai setelah Tommy Soeharto ditangkap Tim Reserse Polda Metro Jaya. Nudirman Munir mengaku tak bisa memberikan keterangan perihal tertangkapnya Tommy.

oleh Liputan6Diterbitkan 29 November 2001, 21:08 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Beberapa saat setelah buronan Kasus Tukar Guling Aset antara Badan Urusan Logistik dan PT Goro Batara Sakti Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto ditangkap, Rabu (28/11), suasana di kawasan Cendana, Jakarta pusat, tampak ramai. Sejumlah petugas berpakaian preman, baik dari Kepolisian maupun TNI, serta puluhan wartawan terlihat di depan kediaman mantan Presiden Soeharto.

Dari pemantauan SCTV, polisi terlihat mencopot papan bertuliskan pencarian terhadap putra bungsu mantan Presiden Soeharto yang dipasang di depan setiap rumah di kawasan Cendana, sejak 7 Agustus silam. Tampak juga beberapa mobil mewah keluar masuk kediaman Soeharto, termasuk mobil mantan Menteri Koperasi dan Kepala Bulog Bustanil Arifin. Sayangnya, Irsan, petugas satuan pengaman --yang bertugas di kediaman Soeharto-- mengatakan bahwa mantan Presiden Soeharto ternyata belum mengetahui jika putra kesayanganya ditangkap polisi.

Sementara itu, saat Tommy ditangkap di sebuah rumah di kawasan Bintaro, Keluarga Soeharto tengah mengadakan buka puasa di kediaman Siti Hardianti Rukmana alias Tutut di Jalan Yusuf Adiwinata Nomor 14 Menteng, Jakpus. Buka puasa itu adalah kegiatan rutin yang dilakukan bersama 240 anak yatim piatu dari Yayasan Darul Quran, yang terletak di Tebet Barat, Jakarta Selatan.

Seorang pengacara Tommy, Nudirman Munir --yang datang ke rumah Tutut sekitar pukul 6.20 WIB-- mengaku tak dapat memberikan keterangan karena posisinya hanya sebagai pengacara dalam Kasus Bulog. Ia juga menyampaikan bahwa keluarga Soeharto menyerahkan sepenuhnya masalah tersebut kepada hukum yang berasaskan keadilan.(PIN/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya