Curi Coding Pesaing, Startup Dukungan Google Ini Dituntut

Sebuah perusahaan startup bernama Yieldify dituduh sudah mencuri koding yang digunakan oleh pesaing mereka.

oleh YusliansonDiterbitkan 10 Maret 2016, 17:33 WIB
Salah satu bukti yang Bounce Excange ajukan (UNITED STATES DISTRICT COURT SOUTHERN DISTRICT OF NEW YORK)

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah perusahaan startup bernama Yieldify dituduh mencuri coding yang digunakan oleh pesaing mereka.

Dilansir Business Insider, Kamis (10/3/2016), startup yang didukung oleh Google ini dilaporkan secara sengaja sudah mengopi kode milik pesaing mereka bernama Bounce Exchange. 

Baca Juga

  • Jokowi Jadi Kakek, Ucapan Selamat Mengalir di Internet
  • Cucu Jokowi Lahir, Kaesang Pangarep Umumkan Jadi Om di Twitter
  • Situs Teman Ahok Sempat Dibobol Hacker

Didirikan empat tahun lalu, Yieldify, adalah e-Commerce perangkat lunak yang dapat digunakan oleh penjual atau toko online untuk meyakinkan para pembeli untuk berbelanja.

Dalam laporan hukum tersebut, Bounce Exchange menuduh kalau karyawan Yieldify mengatur temu janji untuk mendemonstrasikan software mereka ke pihak Yieldify.

"Yieldify mengopi model bisnis Bounce Exchange, dan terang-terangan bersaing langsung dengan Bounce Exchange," ucap mereka.

Untuk melancarkan tuntutan mereka, Bounce Exchange menyertakan beberapa bukti kuat untuk pengadilan di New York kalau Yieldify secara sadar mengopi kode milik mereka.

Seperti yang Anda lihat dalam bukti di bawah, Yieldify hanya mengganti nama yang seharusnya 'Bounce' dengan 'Yiledify' saja.

Yieldify, startup dukungan Google yang ditunduh mencuri koding pesaingnya (UNITED STATES DISTRICT COURT SOUTHERN DISTRICT OF NEW YORK)


Dicontoh bukti yang lainnya, Bounce bahkan secara gamblang menuduh Yieldify mengopi kode yang menampilkan fitur 'inactivity' yang mereka gunakan. Menanggapi tuduhan yang berat ini, CEO Yieldify Jay Radio mengatakan kalau tuduhan tersebut tidak berdasar dan akan dibela hingga akhir.

Yieldify sendiri saat ini juga sudah mengajukan tuntutan balasan akibat tindakan Bounce yang mengakibatkan banyak konsumen di Yieldify menarik bisnis mereka.

(Ysl/Isk)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya