Mabuk Berat, Warga Nigeria Tewas di BSD Serpong

Sehari sebelumnya, korban pulang dalam kondisi mabuk dan langsung tidur seharian

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 10 Maret 2016, 09:23 WIB
Ilustrasi Jenazah (iStockphoto)

Liputan6.com, Tangerang Selatan - Seorang warga negara Nigeria bernama Jimmy (40) meninggal di kediamannya perumahan Green View Blok A9 No 6, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Rabu 9 Maret 2016. Busa bercampur darah keluar dari mulut pria tersebut.

Menurut keterangan istri korban, Patris Sister Heni Tutuduk (30), pada Selasa 8 Maret pukul 04.00 pagi, suaminya pulang dalam kondisi mabuk dan langsung tidur seharian penuh tanpa mau diganggu.

"Sehari sebelumnya korban pulang dalam kondisi mabuk dan langsung tidur seharian," ujar Kepala Bagian Humas Polres Tangsel AKP Mansuri saat dihubungi di Tangerang Selatan, Kamis (10/3/2016).

Baca Juga

  • Korut Klaim Ciptakan Miras 'Ajaib' Tanpa Efek Mabuk dan Puyeng
  • Wagub Djarot: Toko Khusus Miras Bukan Tempat Mabuk
  • VIDEO: Qanun Jinayat di Banda Aceh, Pemabuk Dicambuk 40 Kali

Mansuri menambahkan, pada Rabu paginya, istri korban terbangun karena mendengar suara seperti orang terjatuh di lantai. Saat dilihat ternyata suaminya sudah dalam posisi telentang di lantai dengan kondisi kejang-kejang sambil mengeluarkan busa bercampur darah dari mulutnya.

"Melihat suaminya kejang-kejang sambil mengeluarkan buih bercampur darah, sang istri meminta bantuan security kompleks untuk membawanya ke rumah sakit," kata Mansuri.

Lalu, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Selaras menggunakan mobil. Namun, saat sampai di RS tersebut, nyawa korban sudah tidak tertolong.

Jenazah Jimmy kemudian dibawa ke RSUD Tangerang untuk disuntik formalin. Lantaran, pihak keluarga akan membawa jenazah Jimmy ke negara asalnya Nigeria. Hingga kini, jenazah WNA tersebut masih berada di kamar jenazah RSUD Tangerang, sembari menunggu proses administrasi pemulangan jenazah ke negara asalnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya