Manila Lumpuh Akibat Banjir, 50 Warga Tewas

Hujan deras yang turun selama enam jam akibat terjangan badai tropis Ketsana menimbulkan banjir dengan arus yang cukup kuat. Hampir seluruh kawasan di Manila lumpuh.

oleh Liputan6Diterbitkan 27 September 2009, 09:51 WIB
Liputan6.com, Manila: Hampir seluruh kawasan di Manila, Filipina, Ahad (27/9), masih lumpuh karena hujan lebat disertai angin kencang terus terjadi. Sedikitnya 50 orang dilaporkan tewas dalam musibah terjangan badai tropis Ketsana, kemarin. Hujan deras yang turun selama enam jam sejak Jumat menimbulkan banjir dengan arus yang cukup kuat.

Badai Ketsana menerjang Ibu Kota Filipina itu lewat perbatasan Provinsi Aurora dan Quezon, atau sekitar 80 kilometer timur laut Manila. Derasnya hujan yang mengguyur bahkan diibaratkan badan meteorologi setempat seperti gabungan hujan selama satu bulan.

Sedikitnya 2.000-an orang telah dievakuasi. Sejumlah orang masih terjebak di depan atau atap rumah mereka yang terendam menunggu regu penolong tiba. Keadaan darurat bencana pun diberlakukan di Manila dan belasan provinsi lainnya.

Banjir juga memaksa belasan penerbangan dibatalkan. Sejumlah feri tidak dioperasikan demi menghindari dampak yang lebih buruk. Selain mengganggu jalur transportasi, banjir turut menyebabkan dua bendungan dekat Manila jebol karena tidak mampu menahan air.

Badai tropis tersebut dilaporkan bergerak ke wilayah central Luzon pada Sabtu malam dengan kecepatan 19 kilometer per jam. Diperkirakan hujan deras masih akan melanda Filipina utara selama akhir pekan ini.(TES/LUC)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya