Project Fi, Layanan Seluler dari Google

Layanan seluler terbaru Google, Project Fi, sekarang tersedia bagi siapa saja di Amerika Serikat tanpa undangan.

oleh M HidayatDiterbitkan 08 Maret 2016, 16:38 WIB
Google Fi SIM Card. Kredit: Google

Liputan6.com, Jakarta - Google baru saja mengumumkan Project Fi --layanan seluler terbaru Google-- sekarang tersedia bagi siapa saja di Amerika Serikat tanpa undangan.

Project Fi pertama kali diperkenalkan pada April 2015, menggabungkan akses Wi-Fi terbaik dengan akses nirkabel dari dua operator yakni T-Mobile dan Sprint pada ponsel tertentu. 

Baca Juga

  • Teknologi Mobile Dimanfaatkan sebagai Media Peringatan Bencana
  • Huawei P9 Siap Meluncur pada 6 Apri
  • Kiddle, Mesin Pencari Khusus Anak

Dengan meluncurkan Project Fi, kontan secara efektif Google berubah menjadi operator jaringan virtual mobile (Mobile Virtual Network Operator, MVNO), bukan sekadar perusahaan di balik sistem operasi populer Android.

Menariknya, Google memberi penawaran khusus untuk perangkat LG Nexus 5X yang mendukung Project Fi, dengan kisaran harga US$ 199 - US$ 150 bagi pelanggan baru Project Fi.

Namun perlu digarisbawahi, penawaran ini berlaku hingga 7 April bagi pengguna berusia 18 tahun atau lebih tua di AS. Satu pelanggan hanya mendapat satu penawaran, sesuai dengan persyaratan promosi.

Terkait tarif, pengguna bisa menikmati layanan panggilan dan teks tak terbatas hanya dengan merogoh kocek mulai US$ 20 per bulan. Sementara untuk layanan data internet, pengguna dikenakan tarif mulai US$ 10 untuk satu Gigabyte data per bulannya. 

Untuk diketahui, Project Fi memungkinkan smartphone terhubung ke salah satu dari jaringan 4G LTE atau Wi-Fi.

Smartphone akan secara otomatis memilih koneksi optimal dan dapat beralih dari satu jaringan ke jaringan lainnya tanpa mengganggu layanan. Demikian dikutip dari Venture Beat dan IB Times, Selasa (8/3/2016).

(Why/Isk)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya