6 Rekrutan Terburuk Alex Ferguson di MU

Taibi sering membuat blunder, Djemba-Djemba berakhir di Indonesia.

oleh Edu KrisnadefaDiterbitkan 08 Maret 2016, 14:50 WIB
Meski dianggap sebagai pelatih paling sukses, ada beberapa rekrutan Alex Ferguson di MU yang gagal. (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Alex Ferguson sudah menjadi pelatih legenda bagi Manchester United (MU). Di bawah asuhannya, MU menoreh sukses besar. Di era Ferguson pula, MU sukses melewati torehan gelar liga Liverpool. Kini, MU telah mengoleksi 20 gelar liga, sementara Liverpool 18 kali.

Salah satu prestasi Ferguson yang selalu dikenal orang adalah saat dia melahirkan "The Class of '92". Ini adalah sebuah tim penuh bintang, yang sebagian besar pemainnya lahir dari akademi sepak bola MU.

Baca Juga

  • Selangkah Lagi MU Dapatkan Bintang Dortmund Ini
  • Bintang MU: Kartu Merah Itu Salah Saya
  • Wenger Dikritik, Legenda MU Pasang Badan

David Beckham, Ryan Giggs, Nicky Butt, Paul Scholes, serta Neville bersaudara adalah bintang-bintang yang menjulang di tim tersebut. Prestasi terbaik mereka adalah saat memenangkan treble winners, menjuarai tiga ajang sekaligus: Liga Primer, Piala FA, dan Liga Champions di musim 1998/99.

Namun, tidak selamanya sentuhan Ferguson melahirkan prestasi gemilang di MU. Ada kalanya, pemain-pemain pilihannya justru melempem, gagal menunjukkan kontribusi maksimal. Siapa saja mereka?

Berikut enam pemain rekrutan terburuk Ferguson di MU.


Kleberson

Kleberson (kiri) saat diperkenalkan sebagai pemain baru MU bersama Cristiano Ronaldo.

6. Kleberson

Kleberson adalah bagian dari skuat Brasil saat jadi juara Piala Dunia 2002. Usai Piala Dunia, MU memboyongnya untuk menggantikan posisi Juan Sebestian Veron, yang ketika itu bergabung dengan Chelsea. Kleberson hadir bersamaan dengan Cristiano Ronaldo.

Dia direkrut dari Atletico Paranaense seharga 6 juta pound sterling (sekitar Rp 112 miliar). Namun, hanya dua tahun Kleberson membela MU. Kleberson tampil di 20 laga dan mencetak dua gol.

Kleberson lalu dijual ke klub Turki, Besiktas seharga 2 juta pound sterling. Rupanya, di Liga Turki Kleberson mendapat peruntungan bagus. Setidaknya dia berhasil menyumbangkan gelar Piala Turki 2006.

Hanya setahun di Turki, Kleberson lalu pulang kampung dan bermain untuk Flamengo serta Bahia. Pada 2013, Kleberson memulai pengembaraannya di Liga Amerika Serikat dengan membela Philadelpia Union. Saat ini, dia tercatat sebagai pemain Fort Lauderdale Strikers.


Wilfried Zaha

Wilfried Zaha (AFP)

5. Wilfried Zaha
Wilfried Zaha sempat tampil gemilang saat membela Crystal Palace dan membuat Alex Ferguson kagum. MU pun merekrutnya pada Januari 2013 seharga 10 juta pound sterling.

Namun, MU tak langsung memboyongnya. Zaha sempat dipinjamkan terlebih dahulu ke Palace, sebelum bergabung dengan MU di awal musim 2013/14.

Debut bersama MU dilakukan Zaha pada ajang Piala Community Shield. Namun, performanya tak cukup meyakinkan, sehingga MU langsung meminjamkannya ke Cardiff City.

Menariknya, dari Cardiff City, Zaha malah kembali dipinjamkan MU ke Palace. Hingga akhirnya pada 2015, pemain asal Pantai Gading ini kembali dikontrak Palace secara permanen.

Lanjut Baca:

4. Dong Fangzhuo Dong Fangzhuo didatangkan MU dari klub Tiongkok, Dalian Shide pada Januari 2004. Harganya 500 ribu pound sterling, tapi bisa meningkat hingga 3,5 juta pound sterling, tergantung penampilannya.Namun, Fangzhuo kesulitan mendapat izin kerja di Inggris. Akhirnya, MU meminjamkannya ke klub Belgia, Royal Antwerp untuk menambah pengalaman. Fangzhuo tampil gemilang dan mencetak 18 gol.Setelah mendapat izin kerja pada 2006, Fangzhuo akhirnya mendapat debutnya bersama MU. Namun, performanya tak memuaskan MU dan suporter. Dia hanya tampil di tiga pertandingan. Banyak yang skeptis menyebut, niat MU mendatangkan Fangzhuo hanyalah upaya untuk mendongkrak penjualan kostum MU di China. Akhirnya, pada 2008, Fangzhuo "dikembalikan" ke Dalian Shide.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya