Leonardo DiCaprio: Diusir dari Lokasi Syuting hingga Menang Oscar

Leonardo DiCaprio memang telah melalui perjalanan panjang hingga sampai di podium Oscar.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 02 Maret 2016, 06:20 WIB
Leonardo DiCaprio memang telah melalui perjalanan panjang hingga sampai di podium Oscar.

Liputan6.com, Los Angeles - Julianne Moore yang didaulat sebagai presenter membacakan pemenang Aktor Terbaik Piala Oscar 2016, tersenyum sejenak sebelum menyebut sebaris nama di amplop yang ia pegang.

"Leonardo DiCaprio," ujarnya dengan senyum sumringah.

Baca Juga

  • Review The Revenant dan Dongeng Oscar Leonardo DiCaprio
  • Meme Kocak Leonardo DiCaprio Saat Dapat Oscar
  • Leonardo DiCaprio Akhirnya Punya Piala Oscar

Sorak sorai sontak membahana di panggung Dolby Theatre, Los Angeles, Minggu 28 Februari waktu setempat. Diiringi dengan standing ovation mereka yang hadir, DiCaprio menerima piala Oscar pertama sepanjang kariernya.

Leonardo DiCaprio memang telah melalui perjalanan panjang hingga sampai di podium Oscar. Memulai karier sebagai bintang kanak-kanak, berlanjut menjadi idola remaja, hingga akhirnya namanya tercatat sebaga aktor yang layak diperhitungkan.

Perjalanan yang telah dilewati Leonardo, ternyata cukup menarik untuk disimak. Liputan6.com, meringkasnya:


Diusir dari Lokasi Syuting

Leonardo DiCaprio memang telah melalui perjalanan panjang hingga sampai di podium Oscar.

Diusir dari Lokasi Syuting

Saat berumur lima tahun , Leonardo DiCaprio sebenarnya telah memiliki kesempatan untuk muncul dalam serial televisi Romper Room. Namun, berdasarkan tulisan dari People, kala itu dia diusir dari lokasi syuting karena perilaku bandelnya mengganggu proses pengambilan gambar. Ia, kemudian menjadi bintang di sejumlah iklan.

Guru drama Leonardo DiCaprio di kelas sembilan melihat ada satu daya tarik tersendiri dari yang membuat orang selalu memperhatikannya. "Misalnya, ia membaca monolog dengan sangat menyentuh, hingga anak-anak sekelas ikut menangis," katanya.


Nominasi Pertama Oscar

Leonardo DiCaprio memang telah melalui perjalanan panjang hingga sampai di podium Oscar.

Nominasi Pertama Oscar What's Eating Gilbert's Grape

Tahun 1994, saat ia berumur adalah pengalaman perdana Leonardo DiCaprio bersentuhan dengan Oscar. Kala itu, ia masuk dalam nominasi Aktor Pendukung Terbaik lewat perannya sebagai anak dengan keterbelakangan mental dalam What's Eating Gilbert's Grape.

Aktingnya sebagai Arnie begitu meyakinkan, sehingga banyak dipuji oleh para kritikus. "Dia sukses menampilkan performa yang tak hanya meyakinkan, namun juga membuat orang mudah merasa senang padanya," tulis kritikus film berpengaruh dari Chicago Sun-Times, Roger Ebert.


Lahirnya Romeo yang Jadi Idola

Leonardo DiCaprio memang telah melalui perjalanan panjang hingga sampai di podium Oscar.

Romeo dan Jack Dawson

Kemampuannya berolah peran yang didukung dengan wajah tampannya, membuat Leonardo DiCaprio menjadi idola baru di era tahun 1990-an. Apalagi, ia lantas bermain dalam sejumlah film yang menonjolkan pesonanya sebagai pria muda.

Lihat saja perannya sebagai Romeo dalam Romeo + Juliet. Dan, tentu perannya yang begitu ikonik, sebagai Jack Dawson dalam Titanic, yang tak boleh dilupakan. Dalam film ini, namanya bersama lawan mainnya, Kate Winslet, langsung menjulang. Wajah DiCaprio dengan mudahnya ditemukan di cover majalah remaja.

Lanjut Baca:

Namun popularitas ini ternyata tak disukainya. Ia merasa tak terhubung dengan dirinya yang dianggap publik sebagai idola. Beruntung baginya, setelah itu muncul idola-idola baru yang kemudian sedikit menutupi popularitasnya. Pasca Titanic, DiCaprio lantas memilih untuk membatasi diri dalam menerima wawancara media. "Aku mungkin tak akan menyentuh popularitas seperti masa itu. Tapi aku tak berharap akan meraihnya lagi. Aku juga tak akan berupaya untuk mendapatkannya," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya