Harga Minyak Dorong Penguatan Wall Street

Indeks saham Dow Jones naik 228,53 poin menjadi 16.620 pada awal pekan ini.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 23 Februari 2016, 04:30 WIB
(Foto: Reuters)

Liputan6.com, New York - Bursa saham Amerika Serikat (AS) melonjak pada perdagangan saham awal pekan ini didorong reli harga minyak sehingga mengangkat sektor saham energi.

Selain itu, kenaikan bursa saham AS juga dipicu kenaikan 10 sektor saham di indeks saham S&P 500. Akan tetapi, pelaku pasar tetap waspada terhadap kondisi bursa saham.

"Saya tidak berpikir kami melalui kekacauan. Masih ada kekhawatiran tentang China," ujar Manajer Investasi Swarthmore Group Kurt Brunner seperti dikutip dari laman Reuters, Selasa (23/2/2016).

Ada pun harga minyak naik lebih dari enam persen di awal pekan ini. Sentimen tersebut mendorong indeks saham acuan. Indeks saham Dow Jones naik 1,4 persen atau 228,53 poin menjadi 16.620. Indeks saham S&P 500 menguat 1,4 persen atau 27,71 poin menjadi 1.945.

Baca Juga

  • Banjir Pasokan Masih Tekan Harga Minyak
  • Harga Minyak Bebani Wall Street di Akhir Pekan
  • Arab, Venezuela dan Rusia Akur, Harga Minyak Dunia Bisa Bangkit

Indeks saham Nasdaq mendaki 1,5 persen atau 66,18 poin ke level 4.570,61. Kenaikan harga minyak mendorong indeks sektor saham energi S&P 500 naik 2,2 persen. Hal itu didukung kenaikan saham Chevron sebesar 3 persen. Sektor saham material menguat 1,8 persen.

Saham Alcoa dan Freeport-McMoran menguat 12 persen sehingga cukup mempengaruhi bursa saham.

Saham asuransi pun menguat setelah pemerintah AS mengusulkan menaikkan pembayaran untuk asuransi kesehatan. Saham UnitedHealth naik 3,06 persen, dan memberikan dorongan besar bagi indeks saham Dow Jones.(Ahm/Igw)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya