Leicester dan City, Dua Kuda Pacu Liga Premier

The Foxes tampil menjanjikan setelah menekuk Liverpool 2-0 di laga lanjutan Premier League, Rabu (3/2/2016).

oleh Rejdo PrahanandaDiterbitkan 03 Februari 2016, 11:10 WIB
Striker Leicester City, Jamie Vardy, merayakan gol ke gawang Liverpool pada laga Premier League di King Power Stadium, Leicester, Rabu (3/2/2016) dini hari WIB. (AFP/Ben Stansall)

Liputan6.com, Jakarta - Leicester City kembali menunjukkan potensi bisa menjadi juara Premier League akhir musim nanti. The Foxes tampil menjanjikan setelah menekuk Liverpool 2-0 di laga lanjutan Premier League, Rabu (3/2/2016).

Dua gol dari Jamie Vardy mengantarkan Leicester memetik kemenangan dengan skor 2-0. Rapor bagus tersebut membuat Leicester langsung memuncaki klasemen Premier League dengan mengantongi 50 poin. Leicester meninggalkan City dengan jarak tiga poin.

Baca Juga

  • Gabung ke Chelsea, Pacar Pato Mendadak Tenar
  • Derita Reporter TV Jelang Penutupan Bursa Transfer
  • Klasemen Liga Inggris: Spurs Gusur Arsenal, MU Mengancam

Dilansir dari OptaJoe, Leicester menjadi tim pertama yang mampu mencapai 50 poin musim ini. Poin tertinggi Leicester sejauh ini di Premier League adalah: 55. Poin tersebut tercipta tercipta di musim 1999-00.

Manajer Leicester, Claudio Ranieri menilai bila tim kini bisa sedikit bernapas setelah memimpin klasemen. “Tim berada dalam kondisi bagus. Sekarang, kami terbebas dari tekanan dan sangat penting untuk mengembalikan energi karena kami terus bersaing ketat dengan City.”

Kendati memimpin klasemen, Leicester tetap perlu berhati-hati. Sebab, dua pertandingan besar Ryadh Mahrez dan kawan-kawan. Leicester bakal bertemu City pada 6 Februari mendatang. Kemudian, 14 Februari mereka bersua Arsenal. Dalam dua partai tersebut, Leicester bertindak sebagai tim tamu alias melakoni laga tandang.

Leicester dan City kini menjadi dua kuda pacu. The Citizens menempel ketat Leicester di peringkat 2 dengan 47 poin setelah mengalahkan Sunderland dengan skor tipis 1-0. "Saya suka dengan karakter bermain kami," kata Pellegrini.

Bukan perkara mudah bagi City memetik kemenangan karena di babak kedua, City justru mendapat tekanan hebat dari Sunderland yang berjuang lolos dari zona degradasi. The Black Cats kini menempati peringkat 19. "Sangat sulit menghadapi tim yang terancam degradasi. Mereka membuat pertandingan ini seperti partai final."


MU dan Rekor Baru Rooney

Striker Manchester United, Wayne Rooney (kanan) saat ditempel ketat oleh gelandang Derby County, Bradley Johnson, pada laga putaran keempat Piala FA, di Stadion Pride Park, Jumat atau Sabtu (30/1/2016) dini hari WIB.

Di pertandingan lainnya, Manchester United mampu menekuk Stoke City di hari yang sama. The Red Devils menang dengan skor telak 3-0. Wayne Rooney telah menemukan performanya yang sempat memudar.

Lanjut Baca:

Setelah sempat minim kontribusi di awal musim, Wazza pelan tapi pasti tampil cemerlang memasuki pertengahan edisi 2015-16. Stiker gempal Timnas Inggris ini mencetak 4 gol dan 2 assist di laga kontra Stoke. Rooney membuat rekor baru dengan mencetak 99 gol di Old Trafford sejak memperkuat MU musim 2004 dari Everton. Terlepas dari performa Rooney yang cemerlang, Van Gaal memberikan pujian terhadap gol pertama yang dicetak Jese Lingard di menit 14. Menurut Van Gaal, gol tersebut membakar mental bertanding tim asuhannya. “Carrick mengatakan, gol pertama menjadi pembeda karena Anda bermain dengan kepercayaan diri tinggi. Itu sebabnya, Anda bisa melakukannya lebih. Dan, ketika kami mencetak dua gol di babak pertama, membuat permainan menjadi lebih mudah.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya