Setelah Pemain, Madrid Gunakan Asisten Pelatih Ilegal?

Real Madrid akhirnya mengklarifikasi Zinedine Zidane bekerja sendiri sebagai pelatih.

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 16 Januari 2016, 15:15 WIB
Pelatih baru Real Madrid, Zinedine Zidane memberikan kata sambutan di stadion Santiago Bernabeu, Senin (4/1/2016). Zidane resmi menggantikan Rafael Benitez yang baru saja dipecat manajemen. (AFP PHOTO/GERARD JULIEN)

Liputan6.com, Madrid - Real Madrid akhirnya mengklarifikasi Zinedine Zidane bekerja sendiri sebagai pelatih. Los Galacticos menyebut David Bettoni yang selalu di samping Zidane merupakan staf biasa.

Bettoni sebenarnya tidak diperkenalkan sebagai asisten Zidane pekan lalu. Namun ia ada di bangku cadangan saat Madrid menang 5-0 atas Deportivo La Coruna.

Baca Juga

  • Ternyata Manajer Rio Haryanto Nyaris Jadi Korban Teror Jakarta
  • Soal Pemain Muda, Hiddink Sindir Mourinho
  • Van Gaal Pastikan De Gea Tidak Pindah ke Madrid



Hal ini sempat memunculkan perdebatan. Pasalnya, Bettoni belum punya lisensi pelatih UEFA Pro yang diwajibkan La Liga sehingga pelatih berusia 44 tahun itu seharusnya tidak boleh berkomunikasi dengan pemain.

"Real Madrid menginformasikan bahwa Bettoni bukan asisten pelatih tim utama. Pernyataan ini sekaligus membantah kabar yang ada di media bebera hari belakangan," bunyi pernyataan resmi Madrid seperti dilansir Football Espana.

"Zidane juga telah menjelaskan di konferensi pers bahwa ia tak punya asisten. Bettoni merupakan staf teknik yang hanya membantu pelatih kepala," bunyi pernyataan itu menambahkan.

Adanya kasus Bettoni membuat Madrid sudah dua kali melakukan kesalahan besar di bagian administratif musim ini. Sebelumnya mereka tidak menyadari memasukkan pemain ilegal di Copa Del Rey.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya