5 Pemain yang Pernah Dilatih Mourinho dan Guardiola

Pep Guardiola pernah menangani pemain yang sama dengan Jose Mourinho.

oleh Antonius HermantoDiterbitkan 13 Januari 2016, 06:10 WIB
Pose pelatih Real Madrid Jose Mourinho (kiri) dan pelatih Barcelona Pep Guardiola. Kedua tim akan saling berhadapan empat kali dalam sebulan ke muka, dimulai 16 April 2011 dalam lanjutan La Liga. AFP PHOTO/DOMINIQUE FAGET-LLUIS GENE

Liputan6.com, Jakarta - Pep Guardiola dan Jose Mourinho merupakan pelatih dengan segudang prestasi di sepakbola Eropa. Tangan emas mereka berhasil menyumbangkan banyak trofi untuk setiap klub yang diasuh.

Nama Mourinho lebih dulu melesat ketimbang Guardiola. Pria asal Portugal itu mengejutkan sepakbola Eropa saat berhasil membawa FC Porto merajai Liga Champions musim 2003/2004.

Setelah sukses membawa Porto juara Liga Champions, Mourinho berlabuh ke Chelsea. Bersama The Blues Mourinho juga sukses menorehkan banyak gelar, begitu juga saat ia menukangi Inter Milan dan Real Madrid, sebelum akhirnya kembali ke Chelsea.

Serupa tapi tak sama, Guardiola memulai karier profesionalnya sebagai pelatih tim senior pada 2008. Di musim perdananya menangani Barcelona, Guardiola berhasil meraih treble winners (Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Liga Champions).

Keberhasilannya terus mengikutinya di musim-musim berikutnya hingga akhirnya ia juga sukses meraih gelar bersama Bayern Muenchen.

Akan tetapi meski keduanya kerap bersaing menjadi yang terbaik, ternyata mereka memiliki sedikit kesamaan. Ya, mereka sempat menangani pemain-pemain yang sama. Siapa saja mereka?


Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic dan Jose Mourinho (Standard)

1. Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic merupakan salah satu ujung tombak andalan di manapun ia bermain. Ajax Amsterdam, Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan, hingga Paris Saint Germain sudah merasakan kontribusinya.

Akan tetapi tidak semua pelatih dapat memaksimalkan bakat pria asal Swedia tersebut. Jose Mourinho dan Pep Guardiola pun pernah melatihnya.

Ibra terlebih dulu bermain bersama Mourinho di Inter Milan. Di bawah asuhan pria asal Portugal itu, Ibra sukses menyarangkan 25 gol di Serie A dan merebut gelar musim 2008/2009.

Namun kebersamaan Ibra dan Mourinho tidak berlangsung lama, karena di musim 2009/2010, Ibrahimovic bergabung dengan Barcelona dengan harga 69,5 juta euro. Di Barcelona Ibra ditangani oleh Pep Guardiola.

Guardiola dan Ibrahimovic


Sayang performa Ibrahimovic di Barcelona kurang tampak. Ketidakcocokan antara skema permainan Guardiola dan persaingan dengan Lionel Messi membuat Ibrahimovic hanya bertahan selama satu musim sebelum akhirnya dilepas ke AC Milan.


Eto'o

Pada saat pergantian pemain Jose Mourinho berjabat tangan dengan Samuel Eto'o karena telah mencetak hattrick pada pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Chelsea vs Manchester United di Stadion Stamford Bridge, London (19/01/14). (AFP/Adrian Dennis)

2. Samuel Eto'o

Samuel Eto'o yang memperkuat Barcelona sejak 2004/2005 harus meninggalkan Camp Nou pada akhir musim 2008/2009. Ya pelatih Barca saat itu, Pep Guardiola, memasukkan nama Eto'o sebagai nilai tukar atas penyerang Inter Milan, Zlatan Ibrahimovic.

Sebenarnya performa Eto'o di bawah asuhan Guardiola tidak terlalu buruk. Ia sukses menceploskan 30 gol di La Liga pada musim 2008/2009.

Lanjut Baca:

Akan tetapi mahalnya harga yang diminta Inter untuk seorang Ibrahimovic saat itu membuat Barca harus menambahkan Eto'o sebagai nilai tukar. Ironisnya, pemain asal Kamerun itu berhasil menjuarai treble winners di Inter Milan pada musim pertamanya. Tebak siapa pelatihnya, Jose Mourinho!Kebersamaan Eto'o dan Mourinho pun kembali terjalin saat keduanya sama-sama di Chelsea musim 2013/2014.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya