6 Teknologi Canggih yang Dinyatakan Produk Gagal di Tahun 2015

Dari sekian banyak teknologi canggih yang hadir selama 2015, harus kita akui bahwa beberapa di antaranya gagal untuk bersaing di pasaran.

oleh Yulia LisnawatiDiterbitkan 06 Januari 2016, 15:15 WIB
Dari sekian banyak teknologi canggih yang hadir selama 2015, harus kita akui bahwa beberapa di antaranya gagal untuk bersaing di pasaran.

Citizen6, Jakarta Dari sekian banyak teknologi canggih yang hadir selama 2015, harus kita akui bahwa beberapa di antaranya bahkan gagal untuk bersaing di pasaran. Semua itu ditengarai akibat serangkaian faktor seperti gagal membuat aktivitas dalam penggunaannya lebih mudah, komponen hardware yang buruk, hingga daya tahan baterai yang tidak awet.

Berikut ulasan 6 teknologi canggih yang dinyatakan gagal di tahun 2015.

1. Wireless Charging

Baca Juga

  • Aneh, Sekolah Ini Hanya Punya Satu Siswa
  • 2 Gadis Ini Tawarkan Jasa Teman Kencan, Tertarik?

Saat diluncurkannya Nexus 4 berikut wireless charger-nya yang fenomenal, orang-orang tampaknya melihat masa depan yang cerah terhadap teknologi canggih yang dapat mengisi baterai tanpa harus mencolokkan kabel tersebut. Apalagi produsen smartphone ternama asal Korea Selatan, yakni Samsung juga mengadopsi teknologi wireless charger ke smartphone-smartphone terbaru mereka.

Selengkapnya bisa kamu baca di sini.

(ul)

 

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya