5 Alasan Mengapa Anda Gagal Menjadi Pengusaha

Mendengar kesuksesan orang lain memang mengangumkan, mereka sukses harus mengalami proses susah payah, menghadapi kegagalan, mengalami siklu

oleh Adinda Purnama Rachmani diperbarui 02 Jan 2016, 12:00 WIB
Inti dari kesuksesan sebagai pengusaha adalah proses. Jangan pernah menyerah dan mengeluh. Nikmati setiap tahap dalam proses tersebut.

Liputan6.com, Jakarta - Mendengar kesuksesan orang lain memang mengangumkan, mereka sukses harus mengalami proses susah payah, menghadapi kegagalan, mengalami siklus naik turun. Padahal, bagian terpenting dari seorang pengusaha sukses adalah proses susah payah mereka dan juga kegagalan mereka. Tidak ada seorang pun pengusaha sukses yang tidak pernah mengalami kegagalan.

Seperti lansiran dari entrepreneur.com, Sabtu (2/1/2016), terdapat lima hal yang dapat membuat seorang pengusaha mengalami kegagalan dalam berbisnis, apa saja? Simak ulasannya berikut ini:

1. Ketakutan

Ketakutan tidak bisa dianggap enteng, tanpa disadari ketakutan tersebut dapat menghambat kesuksesan. Mungkin rasa takut akan muncul secara tiba-tiba, keraguan dan rasa khawatir akan menghentikan sebagian besar dari kesuksesan Anda.

2. Tidak mau mendelegasikan

Setiap pengusaha mencapai kesuksesan berkat kerja kerasnya sendiri. Namun saat bisnis sudah mulai berjalan dan berkembang pesat, semakin banyak hal yang harus Anda kerjakan.

Jangan takut untuk mendelegasikan tugas ke anak buah Anda. Sebab kalau tidak, bisa jadi bisnis Anda akan terhambat. 

Dengan mendelegasikan tugas, Anda membangun tim Anda dengan orang-orang yang berbakat, itu bisa menguntungkan Anda dalam jangka panjang.

3. Gampang menyerah

Banyak mengalami kegagalan, orang yang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah. Seorang pengusaha harus tahu bahwa setiap bisnis pasti ada risikonya.

Menjadi seorang entrepreneur, Anda harus tekun dan bangkit dari kegagalan. Terkadang kita harus berkali-kali gagal sebelum mereguk kesuksesan.

4. Tidak investasi diri sendiri

Anda harus melakukan invetasi pada diri sendiri, sama seperti investasi dalam bisnis. Hal tersebut dapat menciptakan seolah-olah diri Anda adalah sebuah bisnis.

Dengan berinvestasi dalam diri Anda, mungkin menemukan kesuksesan yang lebih. Misalnya, terus memperlancar bahasa inggris dan mengikuti sejumlah pelatihan untuk meningkatkan kemampuan Anda.
 (Apr/Ndw)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya