Akibat Polusi Udara, Ratusan Warga Taiwan Unjuk Rasa Turun ke Jalan

Demonstran mengunakan masker membawa spanduk raksasa saat unjuk rasa menuntut pemerintah Taiwan dalam pengurangan polusi udara di Taipei (26/12). Ratusan warga berbaris di jalan-jalan memprotes kebijakan energi pemerintah. (AFP PHOTO/Sam Yeh)

oleh Joanzen Yoka diperbarui 26 Des 2015, 16:45 WIB
20151226-Polusi-Udara-Taiwan-AFP
Demonstran mengunakan masker membawa spanduk raksasa saat unjuk rasa menuntut pemerintah Taiwan dalam pengurangan polusi udara di Taipei (26/12). Ratusan warga berbaris di jalan-jalan memprotes kebijakan energi pemerintah. (AFP PHOTO/Sam Yeh)
Demonstran mengunakan masker membawa spanduk raksasa saat unjuk rasa menuntut pemerintah Taiwan dalam pengurangan polusi udara di Taipei (26/12). Ratusan warga berbaris di jalan-jalan memprotes kebijakan energi pemerintah. (AFP PHOTO/Sam Yeh)
Demonstran memakai masker membawa properti tengkorak selama unjuk rasa menuntut pemerintah Taiwan dalam pengurangan polusi udara di Taipei (26/12). Ratusan warga berbaris di jalan-jalan memprotes kebijakan energi pemerintah. (AFP PHOTO/Sam Yeh)
Para pengunjuk rasa membawa paru-paru buatan selama demonstrasi menuntut pemerintah Taiwan dalam pengurangan polusi udara di Taipei (26/12). Ratusan warga berbaris di jalan-jalan memprotes kebijakan energi pemerintah. (AFP PHOTO/Sam Yeh)
Seorang pengunjuk rasa mengenakan masker polusi anti-udara selama demonstrasi menuntut pemerintah Taiwan untuk pengurangan polusi udara di Taipei (26/12). Ratusan warga berbaris di jalan-jalan memprotes kebijakan energi pemerintah. (AFP PHOTO/Sam Yeh)
Seorang pengunjuk rasa membawa poster saat demonstrasi menuntut pemerintah Taiwan untuk pengurangan polusi udara di Taipei (26/12). Ratusan warga berbaris di jalan-jalan memprotes kebijakan energi pemerintah. (AFP PHOTO/Sam Yeh)
Aktivis lingkungan berpakaian seperti pohon menghadiri demonstrasi untuk menuntut pemerintah Taiwan dalam pengurangan polusi udara di Taipei (26/12). Ratusan warga berbaris di jalan-jalan memprotes kebijakan energi pemerintah. (AFP PHOTO/Sam Yeh)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya